Breaking News:

DPRD Pekanbaru

DPRD Pekabaru Minta Pemko Jemput Bola Anggaran Rp 30 M Penanganan Banjir Tahun Depan

DPRD Pekabaru meminta Pemko Pekanbaru untuk jemput bola anggaran Rp 30 M dalam hal penanganan banjir tahun depan.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
DPRD Pekabaru meminta Pemko Pekanbaru untuk jemput bola anggaran Rp 30 M dalam hal penanganan banjir tahun depan. Foto: Banjir di Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - DPRD Pekabaru meminta Pemko Pekanbaru untuk jemput bola anggaran Rp 30 M dalam hal penanganan banjir tahun depan.

Selama ini anggaran penanganan banjir di Kota Pekanbaru, selalu mendapatkan porsi yang tidak signifikan.

Padahal, jumlah titik banjir sebanyak ratusan titik. Belum lagi anggaran pengerukan dan normalisasi sungai dan drainase, sebagai antisipasi banjir.

Tahun 2021 ini saja, Dinas PUPR hanya menyiapkan Rp 13 miliar.

Hasilnya bisa dilihat progres peningkatannya di lapangan.

Apakah titik banjir berkurang, atau malah bertambah.

Lalu, berapa anggaran ideal untuk penanganan banjir di Kota Pekanbaru ini?

Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono ST menjelaskan, dari laporan Dinas PUPR Pekanbaru kemarin dalam hearing, anggaran penanganan banjir yang disiapkan tahun 2022 nanti, yakni Rp 30 miliar.

"Untuk Dinas PUPR, diajukan anggaran 2022 lebih kurang Rp195 miliar. Dari jumlah itu Rp 30 miliar digunakan untuk mengatasi permasalahan banjir," paparnya kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (20/10/2021).

Selain itu, DPRD Pekanbaru juga merekomendasikan penambahan excavator jenis spiderman satu unit, guna untuk mengatasi permasalahan banjir.

Sebab, excavator yang dimiliki Dinas PUPR Pekanbaru saat ini, hanya berjenis roda empat yang sulit menjangkau kawasan padat penduduk.

"Kita harapkan bisa terealisasi. Karena dengan memiliki excavator jenis spiderman ini dinilai dapat menjangkau area yang sulit, hingga kawasan padat. Untuk anggaran sendiri, kita harapkan Pemko bisa jemput bola," sebut Politisi Partai Demokrat ini.

Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Indra Pomi Nasution menjelaskan, bahwa jumlah titik banjir di Kota Pekanbaru sebanyak 375 titik rawan banjir, berdasarkan data pada masterplan penanganan banjir, yang tersebar di 15 kecamatan di Kota Pekanbaru.

Namun jumlah titik banjir tersebut belum termasuk titik banjir yang kewenangan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS). Ada 13 titik Banjir di Pekanbaru yang masuk dalam kewenangan BWSS. Ada 29 titik yang di bawah kewenangan pemerintah provinsi.

"Untuk menyelesaikan masalah banjir ini, perlu waktu di atas lima tahun, dengan anggarannya sekitar Rp 150 miliar," paparnya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved