Breaking News:

Juragan Pinjol Ilegal di Cengkareng Orang Asing,Butuh Penerjemah di Grup Percakapan,Diburu Polisi

Polisi masih buru dua juragan pinjol ilegal di ruko kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, satu di antaranya diduga orang asing karena butuh penerjemah

Editor: Nurul Qomariah
Dok. Polres Metro Jakbar
Tim Krimsus Satreksrim Polres Metro Jakarta Barat menggerebek kantor fintech penyedia pinjaman online ilegal di Sedayu Square Cengkareng, Jakarta Barat. Saat ini polisi buru 2 pemilik pinjol yang satu di antaranya diduga orang asing. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Polisi masih buru dua juragan pemilik pinjaman online ilegal di ruko kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.

Dari dua bos pinjol itu, satu di antaranya diduga orang asing karena butuh penerjemah di grup percakapan perusahaan.

Demikian diungkapkan Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Setyo Koes Heriyatno.

Setyo mengatakan satu pelaku berinisial M diduga warga negara asing (WNA).

"Kami tetap lakukan pengejaran ke pemilik kantor saudara P dan saudari M. Saudari M dugaan kami sebagai WNA," ujar Setyo saat rilis kasus pinjol ilegal di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Selasa (19/10/2021).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Wisnu Wardhana menduga satu bos dari WNA lantaran ada bukti percakapan di grup pengurus pinjol.

"Di grup pengurus pinjol ini ada bahasa asing kemudian ada translator. Nah, makanya kami akan kembangkan ke depannya," ungkap Wisnu.

Polisi sempat menahan 56 orang dari penggerebekan itu.

Enam orang di antaranya sudah ditetapkan menjadi tersangka.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti di ruko itu yaitu 57 Central Processing Unit (CPU), 56 ponsel seluler, 2 unit hp dan satu perangkat CCTV.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved