Breaking News:

Pelaku Judi Online di Pelalawan Dibekuk Polisi, Tempatnya di Pangkalan Kuras Desa Dundangan

Pelaku judi online di Pelalawan kembali dibekuk polisi di Desa Dundangan, Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan. Sebelumnya di Langgam.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Polsek Pangkalan Kuras
Tersangka AHY dan barang bukti perjudian Togel online saat diamankan Polsek Pangkalan Kuras. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KURAS - Pelaku judi online di Pelalawan kembali dibekuk polisi di Desa Dundangan, Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan.

Setelah diungkap di Kecamatan Langgam pada Senin (18/10/2021) lalu, kasus serupa diungkap polisi di Desa Dundangan Kecamatan Pangkalan Kuras.

Seorang pria diringkus Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kuras berinisial AYH (45). Warga Desa Sorek Dua Kecamatan Pangkalan Kuras ini dibekuk di sebuah warung tepat di Simpang Bunut Desa Dundangan. Tanpa perlawanan, AHY yang menjalankan bisnis perjudian Toto Gelap (Togel) online digiring ke mapolsek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Kali ini praktek judi online yang menjadi fokus sasaran kita dan sebagai atensi dari pimpinan. Satu pelaku kita amankan kemarin bersama barang bukti," beber Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko SIK melalui Kapolsek Pangkalan Kuras AKP A Chandra Pietama SH SIK MM, Rabu (20/10/2021).

Dari tangan tersangka AHY tim Reskrim Polsek Pangkalan Kuras menyita barang bukti berupa sebuah handphone merk Nokia berwana hitam.

Dalam ponsel tersebut didapati banyak pesan masuk berisi nomor togel dari para pemesannya. Kemudian uang tunai senilai Rp 167 ribu yang diduga sebagai hasil penjualan nomor togel secara online.

Awalnya, Polsek Pangkalan Kuras menerima informasi dari masyarakat terkait perjudian jenis Togel online yang mulai meresahkan.

Berdasarkan pengaduan itu, Kapolsek Chandra memerintahkan tim Reskrim untuk menggali informasi yang lebih dalam terkait togel online itu.

Tim bernama Sorek 10 Squad yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Rio Putra akhirnya mendapatkan ciri-ciri dan keberadaan pelaku.

Petugas turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengintai dan menyelidiki pelaku di sebuah warung di Simpang Bunut Desa Dundangan.

Tanpa menunggu lama, polisi langsung menggerebek warung tersebut dan mendapati tersangka AHY sedang asik menerima SMS pesanan nomor togel di HPnya tanpa menyadari kedatangan polisi.

AHY tak bisa berkelit lagi dan polisi menyita barang bukti dari tangannya. Saat diinterogasi lelaki itu mengakui perbuatannya dan mengakui ada bandar togel tersebut.

"Namun saat kita kembangkan ke bandar togel tersebut, ia sudah melarikan diri. Kemungkinan bandar itu sudah mengetahui penggerebekan dan penangkap tersangka," tambah Kapolsek Chandra.

Polisi menjerat AHY dengan Pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. Sedangkan bandar tersebut masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan terus didalami polisi. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved