Breaking News:

AS dan Sekutunya Harus Bertanggungjawab, Puluhan Tahun Menginvansi, Tinggalkan Afganistan Hancur

Puluhan negara mendesak Amerika Serikat dan sekutunya bertanggungjawab dengan kondisi Afganistan saat ini. Puluhan tahun menginvansi Afganistan hancur

Editor: Budi Rahmat
Hoshang Hashimi / AFP
Pejuang Taliban memegang bendera Taliban berkumpul di sepanjang jalan selama rapat umum di Kabul pada 31 Agustus 2021 saat mereka merayakan setelah AS menarik semua pasukannya keluar dari negara itu untuk mengakhiri perang 20 tahun yang brutal - perang yang dimulai dan diakhiri dengan Islam garis keras berkuasa. 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Amerika Serikat (AS) dan sekutunya diminta untuk bertanggungjawab atas kondisi di AFganistan kini.

Bagaimana negara tersebut mulai hancur ekonominya sejak invansi AS dan sekutunya berakhir.

Negara Joe Biden tersebut menarik diri setelah 20 tahun menguasai AFganistan secara kesuluruhan.

Taliban kemudian datang mengambil alih pemerintahan sejak AS dan sekutunya meninggalkan Afganistan.

Baca juga: Calon Dubes Amerika Serikat Untuk China Berjanji Bakal Lindungi Etnis Uyghur

Namun kondisi AFganistan saat ditinggalkan tidak jauh lebih baik.

Kenyataan yang kemudian membuat pemerintahan baru yakni Taliban jadi keteteran.

Belum lagi upaya perlawanan yang dilakukan oleh ISIS dan kelompok perjuangan Afganistan yang belum mau menyerah.

Beberapa negara kemudian memberikan dukungan kepada Taliban dengan negara AFganistannya untuk mendesak PBB melakukan pertemuan dengan negara yang harus bertanggungjawab atas kondisi Afganistan.

Negara yang dituju tersebut adalah Amerika Serikat dan sekutunya.

Taliban sebagai penguasa baru Afghanistan mendapat dukungan dari 10 kekuatan regional dalam pembicaraan di Moskwa pada Rabu (20/10/2021), untuk gagasan konferensi donor PBB yang membantu mencegah keruntuhan ekonomi dan bencana kemanusiaan Afghanistan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved