Breaking News:

Heboh Knalpot Sitaan Malah Dijual Lagi di FJB Facebook, Polisi Beri Klarifikasi Seperti Ini

Seorang arga Medan yang mengaku kena ditilang karena memakai knalpot bising mengaku kaget knalpot yang ditilang malah dilego kembali di medsos.

Editor: CandraDani
Dok. Satlantas Polrestabes Medan
Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Sony Siregar menunjukkan barang bukti ratusan knalpot sitaan hasil penindakan di dalam kurungan besi di samping kantor Turjawali Satlantas Polrestabes Medan di Lapangan Merdeka, Medan, Kamis (21/10/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sebuah video berdurasi 18 detik tersebar di sejumlah grup aplikasi percakapan WhatsApp.

Video itu memperlihatkan seorang warga ditilang oleh personel Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan, Sumatera Utara, karena menggunakan knalpot bising.

Namun, video itu menunjukkan bahwa ada dugaan knalpot yang disita polisi itu dijual lagi melalui marketplace atau forum jual beli Facebook.

Dalam video yang dibuat menggunakan aplikasi TikTok, seorang warga menulis bahwa dia ditilang pada 14 Oktober 2021.

Kemudian, pada 19 Oktober 2021, warga tersebut diberi tahu bahwa knalpot ditahan dengan catatan akan dihancurkan dan menjadi bahan pembuatan tugu knalpot.

Pengendara itu akhirnya mengikuti prosedur dengan membayar denda dan mengganti dengan knalpot standar.

Namun, pada 20 Oktober 2021, saat mengecek marketplace di Facebook, pengendara tersebut menemukan knalpot miliknya sudah ditawarkan untuk dijual.

Dalam video itu terlihat ada surat Perkara Lalu Lintas dan tangkapan layar penjualan knalpot Proliner orisinal di penjualan online.

Klarifikasi polisi

Terkait video tersebut, Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan AKBP Sony Siregar mengatakan, dugaan penjualan knalpot sitaan itu adalah tidak benar.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved