Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Puskesmas dan Pustu Door to Door Testing Vaksinasi, DPRD Pekanbaru Support Penuh

Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) Door to Door melakukan testing vaksinasi, DPRD Pekanbaru memberikan dukungan.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
JOEL SAGET / AFP
Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) Door to Door melakukan testing vaksinasi, DPRD Pekanbaru memberikan dukungan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) Door to Door melakukan testing vaksinasi, DPRD Pekanbaru berikan dukungan.

Komisi III DPRD Pekanbaru, terus memberikan support penuh kepada Pemko Pekanbaru, dalam upaya percepatan memutus rantai penyebaran virus Covid-19 di Kota Bertuah Madani ini.

Termasuk halnya langkah Pemko melalui Diskes Pekanbaru, memperkuat testing, tracking dan treatment. Khususnya dalam tindakan testing terhadap orang yang positif Covid-19.

Apalagi Diskes sudah menginstruksikan kepada Puskesmas dan Pustu (puskesmas pembantu), agar melakukan testing tersebut secara door to door.

"Kita selalu mitra kerja Diskes Tetap mendukung langkah ini. Yang jelas, kita apresiasi percepatan ini," kata Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru Zulkarnain SE MSi, Rabu (20/10/2021) kepada Tribunpekanbaru.com.

Politisi Senior PPP ini meminta, testing tersebut segera action di lapangan. Karena target testing harus bisa mendapatkan kontak 15 orang per hari. Makanya, tim dari Puskesmas dan Pustu harus benar-benar kerja di lapangan.

"Kita sangat percaya dengan kemampuan Puskesmas dan Pustu yang ada di kota ini. Apalagi sudah ada instruksi langsung dari dinas," akunya.

DPRD Pekanbaru secara lembaga sangat berharap, dalam beberapa pekan ke depan, Kota Pekanbaru segera terbebas dari Covid-19. Kondisi ini juga harus diimbangi kesadaran untuk capaian herd immunity.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, dr Arnaldo Eka Putra ketika dikonfirmasi Rabu petang mengaku, bahwa memang saat ini yang menjadi kendala pada testing, untuk orang yang kontak erat harus ditelusuri sebanyak 15 orang, sementara tim di lapangan hanya bisa tembus 7 orang.

Untuk bisa memaksimalkan penguatan testing ini, selalu koordinator, Arnaldo meminta seluruh layanan kesehatan seperti Puskesmas dan Pustu untuk jemput bola.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved