Breaking News:

DPRD Pekanbaru

DPRD Pekanbaru Yakin Sekolah Prioritaskan Prokes, Tapi Wanti-wanti Hal Ini

Semua sekolah di Pekanbaru, sudah menjalani pelajaran tatap muka terbatas (PTM), dua pekan lebih. DPRD Pekanbaru yakin sekolah memprioritaskan Prokes.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru / Fernando Sikumbang
Semua sekolah di Pekanbaru, sudah menjalani pelajaran tatap muka terbatas (PTM), dua pekan lebih. DPRD Pekanbaru yakin sekolah memprioritaskan Prokes. FOTO: Peserta didik di SMPN 13 Kota Pekanbaru menjalani belajar tatap muka terbatas. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Semua sekolah di Pekanbaru, sudah menjalani pelajaran tatap muka terbatas (PTM), dua pekan lebih. DPRD Pekanbaru yakin sekolah memprioritaskan Prokes.

Dari hasil laporan Disdik Pekanbaru ke DPRD Pekanbaru, rata-rata sekolah sudah melaksanakan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Kondisi ini juga diamini kalangan DPRD Pekanbaru.

Wakil rakyat justru yakin, semua sekolah tetap melaksanakan prokes. Apalagi selama kegiatan sekolah, tim satgas melakukan pengawasan dan pemantauan.

"Dari awal kita juga sudah ingatkan, prokes ini harus nomor satu. Sehingga tidak terjadi kluster baru dari sekolah," tegas Wakil Ketua DPRD Pekanbaru T Azwendi Fajri SE, Jumat (22/10/2021) kepada Tribunpekanbaru.com.

Saat ini, Kota Pekanbaru masih berada di level 2 PPKM.

Dalam tiga pekan ke depan, Pemko menargetkan bisa masuk ke level 1. Tentunya pelaksanaan prokes ini menjadi acuan utama, untuk merealisasikan itu, selain elemen lainnya.

Bahkan terkait kondisi ini, Disdik sendiri sudah merencanakan penambahan jam belajar siswa, dari 2 jam menjadi 4 jam.

DPRD dalam hal ini tetap meminta agar sekolah, tetap memprioritaskan prokes.

Terutama untuk mengganti peralatan prokses, seperti tempat cuci tangan, sabun dan lainnya.

"Harus diperbaiki kalau ada yang rusak. Jangan dibiarkan agar prokes kita sesuai yang digariskan," tambah Politisi Senior Partai Demokrat ini.

Kepada wali murid, DPRD juga meminta untuk memastikan anaknya yang datang ke sekolah, dalam keadaan sehat.

"Kami tak bosan menghimbau kepada para orangtua untuk hal ini. Karena kita inginkan Kota Pekanbaru masuk level 1 dan new normal lagi," harapnya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved