Breaking News:

Tambah Jam Pembelajaran Tatap Muka, Ini Yang Harus Dilakukan Guna Mencegah Covid-19

Antisipasi penyebaran Covid-19 saat pembelajaran tatap muka terbatas wajib dilakukan. 

Penulis: Ilham Yafiz | Editor: Ilham Yafiz
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Wali Kota Pekanbaru, Firdaus mendadak meninjau proses belajar tatap muka di SMP Madani Pekanbaru, Rabu (15/9/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Antisipasi penyebaran Covid-19 saat pembelajaran tatap muka terbatas wajib dilakukan. 

Upaya pencegahan maksimal dilakukan agar Covid-19 tidak menyebar dan menjadikan sekolah sebagai klaster baru.

Ahli Epidemiologi Riau, dr Wildan Asfan Hasibuan mengungkapkan jika kunci pencegahan klaster Covid-19 di sekolah ada pada Satgas masing-masing.

Satgas Penanganan Covid-19 di sekolah memiliki peranan penting dalam mengontrol dan mengawasi jalanya protokol kesehatan di internal sekolah.

Dr Wildan mengungkapkan, agar tidak terjadi klaster Covid-19 di lingkungan sekolah, maka Satgas Penanganan Covid-19 harus bekerja secara maksimal.

"Kata kuncinya ada di Satgas sekolah, mereka harus betul-betul berperan dan bekerja mengawasi protokol kesehatan di sekolahnya masing-masing," kata Wildan, kepada Tribunpekanbaru.com Jumat (22/10/2021).

Kota Pekanbaru berencana akan menambah jam belajar tatap muka setiap harinya. Ini menjadi hal yang harus diperhatikan agar tidak terjadi penularan Covid-19.

Jam pelajaran sekolah di Kota Pekanbaru akan bertambah dari dua jam menjadi empat jam.

"Jadi bukan full day, hanya penambahan jam saja, dari dua jam menjadi empat jam," ucapnya.

Sedangkan untuk kebijakan full day masih harus melalui kajian yang panjang dan harus diputuskan bersama oleh semua pihak. Baik pemerintah daerah maupun forkopimda.

Dengan adanya penambahan jam belajar ini, maka nanti akan ada SOP baru yang disusun oleh dinas kesehatan. Sebab jika lama waktu belajar empat jam, akan ada waktu istirahat.

"Ini yang harus diatur, jam istirahatnya harus diatur, murid-murid tidak boleh berkeliaran, harus ada SOP nya, sehingga penularan bisa dicegah," katanya.

Sejauh ini, kata Wildan, belum ditemukan ada kluster baru penularan Covid-19 di sekolah di Riau., termasuk kota Pekanbaru.

Sehingga kebijakan menaikkan jam belajar menjadi empat jam memang dinilai sudah tepat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved