Breaking News:

Temuan Inspektorat Ganjal Kades Maju Pilkades di Kampar, Ini Pengakuan Sekdes Bencah Kelubi

Temuan dalam LHP Inspektorat mengganjal pencalonan dua kepala desa pada pilkades serentak bergelombang di Kampar, satu di antaranya Bencah Kelubi

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/FERNANDO SIHOMBING
Sekdes Bencah Kelubi Kec Tapung Asroni Wijoyo menyerahkan uang BLT kepada seorang warga, Jumat (22/10/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat mengganjal pencalonan dua kepala desa pada pemilihan kepala desa serentak bergelombang di Kampar.

Satu di antaranya Kepala Desa Bencah Kelubi Kecamatan Tapung, Yusmar.

Beredar kabar, temuan di Bencah Kelubi mencapai puluhan juta.

Kepala Inspektorat Kampar, Febrinaldi Tridarmawan enggan mengungkap nilai temuan.

Ia mengatakan temuan tersebut akumulasi beberapa tahun.

Sekretaris Desa Bencah Kelubi, Asroni Wijoyo mengklaim telah menindaklanjuti temuan Inspektorat tersebut.

Tetapi setelah masa pendaftaran bakal calon kades berakhir pada 14 Oktober 2021 lalu.

"Cuma telat (sudah lewat masa pendaftaran bakal calon)," kata Asroni kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (22/10/2021) sore.

Ia menyebutkan, sisa temuan tinggal Rp. 12 juta pada Pajak PPN terhutang tahun 2018.

Asroni mengungkapkan, temuan Inspektorat sebelum ditindaklanjuti memang lebih besar.

Ia tidak menyebutkan nilai temuan itu. Ia mengatakan, nilai temuan tersebut akumulasi sejak periode 2016 sampai 2020.

"Jumlah akumulatif sejak tahun awal menjabat yang sudah dan yang belum ditindaklanjuti," kata Asroni.

Ia mengatakan, sebesar apapun temuan akan menjadi konsekuensi perangkat desa. Terutama kepala desa.

"Insya Allah dalam waktu dekat Pemdes Bencah Kelubi akan menyelesaikannya," kata Asroni.

( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved