Breaking News:

WHO Peringatkan Jangan Terlena Corona Turun, Ungkap Skenario Terburuk Covid di Tahun 2022

Seorang kepala WHO memberi peringatan, membuat kita harus tetap waspada dan jangan sampai terkecoh, apalagi bersantai. Ada apa?

Editor: Muhammad Ridho
Shutterstock/Alexandros Michailidis
Adhanom Ghebreyesus Direktur Jenderal WHO 

TRIBUNPEKANBARU.COM -Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, penurunan kasus positif Covid-19 di Indonesia telah berlangsung selama 13 pekan berturut-turut.

Penurunan ini terhitung sejak puncak lonjakan kasus gelombang kedua.

Sejalan itu, persentase kesembuhan terus meningkat mencapai 96,19 persen.

Hampir 2 tahun lamanya masyarakat dunia menghadapi pandemi Covid-19, berusaha menyesuaikan diri sambil berharap situasi seperti ini segera berakhir.

Harapan terpupuk dengan terus dilakukannya vaksinasi terhadap warga di negara-negara seluruh dunia.

Namun, seorang kepala WHO memberi peringatan, membuat kita harus tetap waspada dan jangan sampai terkecoh, apalagi bersantai.

Ada apa?

Melansir express.co.uk (21/10/21), Dr Bruce Aylward, pemimpin senior di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), memperingatkan bahwa pandemi virus corona dapat "dengan mudah berlanjut hingga 2022" karena tingkat vaksinasi yang rendah di negara-negara miskin.

Ia mengatakan bahwa pandemi akan "berlangsung selama satu tahun lebih lama dari yang seharusnya" karena negara-negara miskin tidak dapat mengakses vaksin yang mereka butuhkan.

Saat ini, kurang dari delapan persen populasi Afrika telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19, dibandingkan dengan 58 persen di Eropa dan 67 di AS dan Kanada.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved