Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Anggota DPRD Pekanbaru Ini Setuju Pasar Cik Puan Tak Bebani APBD

Kalangan DPRD Pekanbaru, terus memberikan masukan positif kepada Pemko Pekanbaru, terkait pembangunan Pasar Cik Puan.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Kalangan DPRD Pekanbaru, terus memberikan masukan positif kepada Pemko Pekanbaru, terkait pembangunan Pasar Cik Puan. FOTO: Warga melintas di areal pembangunan Pasar Cik Puan, Pekanbaru yang masih  terbengkalai, Selasa (15/6/2021). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir)  

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kalangan DPRD Pekanbaru, terus memberikan masukan positif kepada Pemko Pekanbaru, terkait pembangunan Pasar Cik Puan.

Masukan ini tentunya, untuk kebaikan bersama.

Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Nurul Ikhsan menyampaikan, bahwa dengan kondisi anggaran di Pemko Pekanbaru, yang saat ini masih minim akibat badai pandemi Covid-19, diharapkan kelanjutan pembangunan Pasar Cik, tidak membebani APBD Pekanbaru.

Sebab saat ini, masih ada sebagian program strategis Pemko Pekanbaru, yang belum terlaksana secara utuh. Baik itu soal infrastruktur jalan, drainase, sekolah dan kesehatan.

"Tapi walau demikian, Pasar Cik Puan ini harus tetap dibangun. Intinya, setelah dibangun nanti semua pihak diuntungkan. Terutama pedagang di sana. Pemerintah juga harus bisa mendapatkan PAD dari sini," tegas Nurul kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (24/10/2021).

Disinggung mengenai adanya rencana pembangunan, akan diserahkan ke pihak ketiga atau swasta, Politisi Partai Gerindra ini justru menekankan komitmen tentang pembangunan tersebut.

Artinya, Pemko Pekanbaru harus memastikan kontrak pihak ketiga harus profesional. Pastikan komitmen pihak ketiga, agar tidak menetapkan harga sewa kios yang tinggi.

Karena berpatokan dari pasar pemerintah yang dikelola pihak ketiga saat ini, persoalannya selalu pedagang menjerit soal harga kios tinggi, servis cas yang selalu naik.

"Jadi, komitmennya juga harus jelas. Ada perjanjian di item kontrak, jika pihak ketiga menerapkan sewa kios tinggi, maka akan dievaluasi. Ada klausul yang menjelaskan tentang ini lah nanti," sebutnya menyarankan.

Namun terlepas masalah teknis yang ada, Nurul Ikhsan menginginkan, agar dalam Tahun 2021 ini, atau sebelum habis masa periodesasi Walikota Pekanbaru Firdaus MT dan Wakil Walikota Ayat Cahyadi habis per Mei 2022 mendatang, sudah harus ada kejelasan pembangunan Pasar Cik Puan ini.

Seperti diketahui, Pasar Cik Puan dibangun tahun 2010-2011 lalu. Seiring waktu berjalan, karena di lokasi Pasar Cik Puan tersebut sebagiannya merupakan aset Pemprov Riau, maka pada tahun lalu lahan yang merupakan aset Pemprov tersebut, sudah diserahkan (hibah) ke Pemko Pekanbaru.

Hal ini lah yang menjadi kendala selama ini. Kini, Pemko Pekanbaru sedang merapikan proses administrasi surat hibah ini. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved