Breaking News:

Bupati Siak Jadi Irup Peringatan Hari Santri Nasional 2021 di Ponpes Jabal Nur Kandis

Bupati Siak Alfedri jadi irup Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 se Siak digelar yang di lapangan Pondok Pesantren Jabal Nur kandis.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Pemkab Siak
Bupati Siak Alfedri hadir di lapangan upacara pondok pesantren Jabal Nur Kandis dan disambut para santri dengan kibaran bendera merah putih, Sabtu (23/10/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Bupati Siak Alfedri jadi inspektur upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 tingkat kabupaten Siak digelar di lapangan Pondok Pesantren Jabal Nur, Kecamatan Kandis, Sabtu (23/10/2021).

Dari 43 pondok pesantren yang ada di kabupaten Siak, sebanyak 20 an pesantren mengikuti upacara peringatan ini dalam koridor protokol kesehatan.

Upacara peringatan HSN ini dihadiri oleh Bupati Siak Alfedri. Ia sekaligus menjadi inspektur upacara dan membacakan teks pidato Mentri Agama Yakut Cholil Qoumas. Alfedri tampil pada kegiatan ini menyesuaikan dengan pakaian tradisi pesantren, yakni memakai kain sarung dan jas.

Alfedri tampak bersemangat mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir. Bahkan usai acara, Alfedri juga menanam pohon durian di lingkungan pondok pesantren tersebut. Setelah menanam pohon durian ia juga melihat dengan anak-anak Madrasah Ibtidaiyah di kompleks pondok pesantren, hingga makan siang bersama.

Berdasarkan pidato Mentri Agama yang dibacakan Alfedri, tema HSN tahun ini adalah Santri Siaga Jiwa Raga. Dalam pidato itu juga termaktub kembali ingatan tentang resosuli jihad yang dihargai sebagai hari pahlawan yakni pada setiap 10 November 2021.

“Santri siaga jiwa raga, adalah tema dalam arti bentuk siap siaga untuk membela tanah air. siaga jiwa berarti santri tidak lengah dalam menjaga kesucian hati. Siaga raga berarti santri tidak lengah dengan Covid 19,” kata dia.

Menurutnya, tema tersebut sangat penting dan relevan pada masa pandemi Covid 19 ini. Menurutnya, peran santri sangat luas tudak hanya dalam mengembangkan fungsi dakwah namun juga mengembangkan fungsi pemberdayaan masyarakat.

Alfedri mengatakan berwirausaha di masa pandemi menjadi pilihan yang tepat. Bagi para santri dapat memperkuat ekonomi pesantren secara kolektif.

"Santri adalah anak muda menjadi sangat krusial dalam situasi saat ini. Ketika situasi ekonomi menurun akibat dampak pandemi, pesantren dan ekonomi masyarakat di sekitar pesantren bisa mulai dibangkitkan dengan berbagai ikhtiar bersama,” kata dia.

Ia juga mendorong agar santri menjadi entrepreneur yang menghidupkan potensi perekonomian di lingkungan pesantrennya. Saat ini Pemkab Siak tengah menyiapkan 1000 UMKM yang sumber pembiayaannya, melalui dana Desa, APBD BAZnas termasuk CSR dari perusahaan yang ada di kabupaten Siak.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved