Breaking News:

Hari Ini Resmi Diberlakukan Aturan & Syarat Baru Naik Pesawat, Siap-siap Bikin Kantong Kempes

pemerintah menetapkan kebijakan baru bagi pelaku perjalanan domestik yang menggunakan moda transportasi udara.

Penulis: | Editor: Firmauli Sihaloho
TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah
BANDARA HANG NADIM BATAM - Suasana terminal keberangkatan Bandara Hang Nadim Batam, Kamis (15/7/2021). Sebanyak 58 penumpang asal Padang yang lolos terbang ke Batam membawa hasil Rapid Test Antigen saat PPKM Darurat Batam masih jadi sorotan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Hari ini, Minggu (24/10/2021) resmi diberlakukan aturan baru naik pesawat.

Bagi calon penumpang pesawat harus menyiapkan uang lebih Rp 500 ribu kalau ingin bepergian untuk bayar test PCR.

Hal ini berlaku bagi penumpang pesawat terbang di Jawa dan Bali.

Seperti diketahui, pemerintah menetapkan kebijakan baru bagi pelaku perjalanan domestik yang menggunakan moda transportasi udara.

Pelaku perjalanan yang menggunakan transportasi udara harus menunjukkan bukti negatif virus corona (Covid-19) dengan tes PCR yang berlaku 2x24 jam.

Aturan itu mulai berlaku hari ini atau 24 Oktober 2021.

Baca juga: Cek Zodiak Hari Ini Minggu: Ada Konflik di Rumah Leo, Sagitarius Dilanda Dilema

Baca juga: Raja Spanyol Punya Nafsu Bak Kuda, Tiduri 5.000 Wanita, Akhirnya Disuntik Pengendali Libido

"Hal ini untuk memberikan kesempatan kepada maskapai dan operator bandara mempersiapkan diri," ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati saat konferensi pers, Kamis (21/10/2021).

Kewajiban pemeriksaan menggunakan PCR menggantikan aturan sebelumnya yang hanya menggunakan antigen.

Kebijakan tersebut berlaku bagi wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dan wilayah Jawa dan Bali.

Adita bilang tingkat penumpang pesawat telah menunjukkan tren pertumbuhan selama menurunnya kasus Covid-19 ini.

Pertumbuhan tersebut mencapai 12% dibandingkan sebelumnya.

Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito bilang perubahan kebijakan untuk pelonggaran mobilitas masyarakat.

Nantinya maskapai dapat mengisi kapasitas pesawat lebih dari 70%.

"Sebagai uji coba pelonggaran mobilitas demi pemulihan ekonomi di tengah kondisi kasus yang cukup terkendali," ungkap Wiku.

( Tribunpekanbaru.com / Tribunnews )

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved