Selasa, 14 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Video Viral

Video Lele PUBG Remas Dada 13 Detik Viral, Si Cewek: Khusus Untuk Pacar Aku

Lele PUBG mengaku membuat video berdurasi 13 menit itu khusus untuk sang pacar yang berinisial F. Keduanya masih sangat belia.

Capture Tribun Timur
Gadis remaja akun Lele PUBG remas dada ngaku video buat pacar 

TIBUNPEKANBARU.COM - Seorang gadis remaja sedang meremas-remas dada viral di media sosial. Video aksi tak senonoh gadis belia itu pun trending topic di Twitter, TikTok dan Instagram.

Pemeran gadis dalam video berdurasi 13 detik yang berinisial L itu merupakan nickname akun Lele PUBG. 

Dilansir dari Nextren, setelah menuai banyak hujatan di masyarakat, L akhirnya buka suara soal tersebarnya video skandal 13 detik miliknya.

Dalam klarifikasinya, L bersama sang kekasih menjelaskan bagaimana kronologi tersebarnya video skandal 13 detik miliknya di Twitter dan Instagram.

L mengaku di video klarifikasinya mengaku mempunyai nama asli L.

Ia mengucapkan permintaan maaf kepada netizen karena telah membuat onar serta menjelaskan bagaimana kronologi tersebarnya video skandal 13 detik.

L mengaku jika video tersebut khusus untuk sang pacar yang berinisial F.

"Awal mula aku buat video itu 3 bulan yang lalu saat pacar aku meminta video tersebut," ujar Lele PUBG di klarfikasinya.

L pada awalnya tak mau membuat video yang diminta oleh sang kekasih, tapi ia terlibat cekcok dengan pacar.

F kemudian memberikan video pribadinya terlebih dahulu agar Lele PUBG berani mengirimkan rekaman videonya kepada Firji.

Di lain video, F juga memberi klarifikasi terhadap tersebarnya video skandal 13 detik Lele PUBG.

Ia mengatakan bahwa tersebarnya video tersebut adalah ulah dari temannya berinisial R.

F menjelaskan bahwa ia sedang tertidur saat temannya meminjam HP miliknya dan mengambil video Lele PUBG 13 detik tanpa seijinnya.

Kemudian si 'R' juga kecolongan video tersebut oleh si 'B' yang akhirnya menyebarluaskan video tersebut.

Peristiwa tersebut seharusnya tak terjadi jika mereka diajarkan batas-batas dalam norma agama dan norma susila. Terlebih, R dan F masih remaja.

Namun, peristiwa itu bisa dijadikan pelajaran bagi orangtua agar memperketat pergaulan terhadap anak-anaknya.

Sumber: Grid.ID
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved