Breaking News:

Angka Stunting Menurun di Siak, Forikan Gandeng BUMD ke Kampung-kampung

Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) Kabupaten Siak berpartisipasi untuk menekan angka stunting dan Siak bebas dari stunting.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Istimewa
Pengurus Forikan Kabupaten Siak dan pendongeng Joe foto bersama saat memberikan penyuluhan manfaat ikan bagi penanggulangan stunting, Senin (25/10/2021) di kecamatan Lubuk Dalam. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) Kabupaten Siak berpartisipasi untuk menekan angka stunting dan Siak bebas dari stunting.

Salah satunya dengan menggencarkan kampanye makan ikan.

Ketua Forikan Kabupaten Siak Rasidah Alfedri menjelaskan, kegiatan Gemarikan dan Penyuluhan untuk ibu hamil dan ibu menyusui bertujuan untuk memberi edukasi mengenai manfaat ikan dan kandungan gizinya. Penyuluhan ini khususnya untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan wanita usia produktif yang terkait langsung dengan 1000 Hari Pertama Kehidupan (PHK).

"Jadi apabila di 1000 PHK anak-anak kekurangan gizi dalam jangka waktu yang lama maka anak tersebut akan mengalami stunting," kata Rasidah di Lubuk Dalam, Senin (25/10/2021).

Pada kampanye gemar memakan ikan ini, pihaknya menggandeng BUMD PT Bumi Siak Pusako (BSP) melalui program Corporate Social Responsibilty (CSR). Ada 8 lokasi kecamatan yang menjadi lokasi fokus penanganan penurunan stunting.

Mulai dari kecamatan Lubuk dan Koto Gasib, Kandis, Tualang, Sabak Auh, Siak, Pusako dan Sungai Apit

Lebih lanjut Rasidah menuturkan, pada 2020 lalu, jumlah Balita di Kabupaten Siak sebanyak 33.155. Pertumbuhan anak yang sangat pendek sebanyak 822 orang dan anak pendek 2231 orang. Angka Balita stunting di Kabupaten Siak tahun 2020 sebanyak 3053 atau 11,9 persen, terjadi penurunan dari tahun 2019 yang lalu yaitu 13,72 persen.

"Makanya Forikan Siak gencar untuk memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu hamil dan ibu menyusui agar stunting bisa dicegah dari sejak dini," ucapnya.

Di kesempatan itu Forikan Kabupaten Siak memberikan edukasi kepada anak-anak Paud untuk gemar makan ikan lewat pendongeng.

Anak-anak Paud itu tampak antusias mendengarkan cerita berjudul Bangau si penggemar ikan, yang disampaikan Kak Joe pendongeng asal Perawang.

Pak Joe bercerita tentang bangau yang memiliki ukuran tubuh lebih tinggi dari jenis burung lainnya karena kegemarannya memakan ikan.

Tujuannya agar anak-anak Paud yang mendengarkan menyukai ikan karena ingin lebih tinggi setelah dewasa. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved