Breaking News:

Banjir di Desa Lubuk Kembang Bunga dan Air Hitam Pelalawan Terancam Parah Lagi Jika Hujan Turun

Banjir di Desa Lubuk Kembang Bunga dan Desa Air Hitam Pelalawan, Riau semakin surut, Senin, namun terancam tinggi lagi kalau hujan

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Istimewa
Banjir di Desa Lubuk Kembang Bunga dan Desa Air Hitam Pelalawan, Riau semakin surut, Senin, namun terancam tinggi lagi kalau hujan FOTO: Banjir yang melanda Desa Lubuk Kembang Bunga dan Desa Air Hitam Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Riau pada Jumat (22/10/2021) pekan lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Banjirdi Desa Lubuk Kembang Bunga dan Desa Air Hitam Kecamatan UKui, Kabupaten Pelalawan, Riau semakin surut, Senin (25/10/2021), setelah sempat meninggi pada Sabtu (23/10/2021) dan Minggu (24/10/2021).

Menurut Camat Ukui, Amri Juharza, banjir yang terparah pada akhir pekan lalu.

Kemudian kembali surut setelah hujan tidak turun dia hari terakhir.

Kondisi di Desa Air Hitam sudah surut total dan aktivitas masyarakat kembali normal.

Namun di Desa Lubuk Kembang Bunga masih ada genangan air di jalan ataupun fasilitas umum lainnya.

"Tapi mobil sudah bisa lewat dan mulai pulih aktivitas warga di sana. Karena sifat banjir yang di desa itu hanya lewat dan menunggu terbuang ke sungai saja," tutur Camat Amri.

Ia menyampaikan, apabila dalam dua hari ini tidak ada hujan turun, kemungkinan besar genangan air akan mengering.

Apalagi jika air kiriman dari arah hulu Sungai Nilo semakin menurun, potensi banjir semakin kecil.

Selama ini air yang menggenangi desa akibat luapan Sungai Nilo dan beberapa sungai kecil di sekitarnya.

"Hari ini tampak cerah dan tak mendung. Artinya peluang hujan belum nampak," bebernya.

Namun apabila hujan kembali turun dengan lebat dalam beberapa hari ini, diprediksi banjir akan naik lagi dan merendam kedua desa.

Tentu masyarakat akan kesulitan lagi untuk beraktivitas.

Memang hampir setiap musim hujan kedua desa ini selalu direndam banjir, khusus pada akhir tahun.

Karena telah menjadi langganan banjir, warga seakan sudah terbiasa dengan kondisi itu.

"Warga berharap hujan tidak turun untuk sementara ini, agar banjir tidak datang lagi. Kita pantau terus perkembangan di lokasi," pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved