Rusia Ingin Cabut Nama Taliban dalam Daftar Teroris Dunia, Tapi. . .
Dekat dengan Taliban, Rusia ingin menghapus nama Taliban dalam daftar teroris dunia. Tetapi, begini rencananya
TRIBUNPEKANBARU.COM- Dekat dengan Taliban, Rusia menyatakan akan segera mencabut nama Taliban sebagai daftar teroris.
Hal tersebut dilakukan Rusia sebagai bentuk kepedulian terhadap Taliban yang kini sedang membangun Afganistan.
Kemungkinan Rusia akan menghapus Taliban dalam daftar teroris akan dilakukan secepatnya.
Namun, penghapusan Taliban sebagai teroris harus dilakukan dalam sebuah forum yang menghadirkan banyak negara.
Harapannya penghapusan identitas tersebut mesti diketahui oleh semua negara.
Taliban menyambut baik pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin tentang kemungkinan menghapus kelompok itu dari daftar teror.
Putin, berbicara pada pertemuan International Valdai Club, mengatakan penghapusan Taliban dari daftar kelompok teroris adalah mungkin.
Namun, dia juga menekankan rencana itu harus terjadi di tingkat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), lapor Kantor Berita Rusia TASS melansir Hindustan Times.
Baca juga: Taliban Dibikin Pusing, Teror Tak Henti-henti di Afganistan, Bagaimana Cara Membangun Negara
Putin mengatakan Rusia sedang mempertimbangkan untuk menghapus Taliban dari daftar kelompok ekstremis.
"Kita semua berharap bahwa orang-orang ini, Taliban, yang tidak diragukan lagi mengendalikan situasi di Afghanistan akan memastikan bahwa situasi berkembang secara positif," kata Putin.
"Kementerian Luar Negeri Afghanistan menyambut baik pernyataan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, mengenai penghapusan nama-nama pemimpin IEA dari daftar hitam," kata Abdul Qahar Balkhi, juru bicara Kementerian Luar Negeri Afghanistan di pemerintahan sementara negara itu pada Minggu (24/10/2021) melansir Hindustan Times.
"Ketika babak perang telah berakhir, negara-negara dunia juga harus membawa perubahan positif dalam hubungan dan pendekatan mereka terhadap Afghanistan. Kami mencari hubungan positif dengan komunitas internasional berdasarkan prinsip timbal balik," cuit juru bicara Taliban.
Taliban menguasai Kabul pada Agustus dan mereka mengumumkan pemerintahan sementara Afghanistan pada September.
Baca juga: Afganistan Hancur Diserang ISIS, Rusia : Taliban Harus Bisa Atasi tanpa Minta Bantuan Negara Lain
Taliban mendorong pengakuan internasional. Namun, komunitas dunia telah memperjelas bahwa Taliban harus memenuhi janji yang telah mereka buat sebelum pengakuan apa pun.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/taliban-warga.jpg)