Breaking News:

Jembatan Rusak di Reteh Inhil Sebabkan Mobil Angkut Ayam Nyebur ke Sungai, Pemilik Rugi Rp 226 Juta

Jembatan Parit 16 Desa Pulau Kecil, terus makan korban, mobil angkut ayam warga nyemplung ke air. Dinas PUPR Inhil janji perbaiki di tahun 2022.

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: CandraDani
HO/Facebook
Kondisi Mobil L 300 pengangkut ayam yang jatuh ke sungai saat mencoba melewati Jembatan Parit 16 Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN –Pemerintah Kabupaten Inhil melalui Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Inhil akan memprioritaskan pembangunan jangka panjang Jembatan Parit 16 Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh pada tahun 2022.

Kondisi jembatan Parit 16 Desa Parit Kecil, Kecamatan Reteh, seolah menjadi bom waktu yang siap meledak setiap saat dengan korban masyarakat.

Kondisi jembatan yang memprihatinkan dan jauh dari standart keselamatan telah banyak memakan korban masyarakat yang melintasinya.

Terlebih saat banjir pasang, aktifitas masyarakat terganggu setelah jembatan di Parit 16 Desa Pulau Kecil terendam banjir pasang dalam.

"Insya Allah pada 2022 kita prioritaskan usulan pembangunannya jika didukung oleh anggaran yang memadai, baik untuk perencanaanya maupun untuk pembangunan fisiknya," ungkap Kepala DPUPR Inhil, Umar, ST, MT, kepada Tribun Pekanbaru, Selasa (26/10/21).

Umar menjelaskan, jembatan yang mengalami ambruk sekitar maret 2021 yang lalu ini, memiliki bentang jembatan 40,70 M dengan kerusakan bangunan bawah jembatan patah pada tiang jembatan, sehingga jembatan melengkung ke bawah.

"Jka pada kondisi air pasang besar jembatan tergenang air. Sebelumnya telah melakukan upaya perbaikan dengan membuat jembatan darurat dan dibantu pihak masyarakat setempat," tuturnya.

Menurut Umar, jembatan darurat yang dibangun tersebut untuk fungsional terutama bagi pejalan kaki dan kendaraan roda dua, kendaraan roda empat tidak di sarankan melewati jembatan tersebut.

“Tetapi oleh pihak masyarakat tetap melakukan perbaikan dengan swadaya dan kita juga ikut membantu agar tetap bisa di lewati kendaraan roda empat (mobil), tentunya tidak bermuatan berat,” tutur Umar.

Namun bagi kendaraan roda empat yang bermuatan berat harap melansir muatannya sebelum melewati jembatan tersebut.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved