Breaking News:

Video Berita

VIDEO Jembatan Parit 16 Pulau Kecil Terus Memakan Korban, DPUPR Inhil Prioritaskan Pembangunan 2022

Jembatan ini memang rusak setelah beberapa waktu lalu ambruk sehingga masyarakat dan pihak terkait membangun jembatan darurat tepat di sebelah jembata

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: didik ahmadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN-- Kondisi jembatan Parit 16 Desa Parit Kecil, Kecamatan Reteh, seolah menjadi bom waktu yang siap meledak setiap saat dengan korban masyarakat.

Kondisi jembatan yang memprihatinkan dan jauh dari standart keselamatan telah banyak memakan korban masyarakat yang melintasinya.

Terlebih saat banjir pasang, aktifitas masyarakat terganggu setelah jembatan di Parit 16 Desa Pulau Kecil terendam banjir pasang dalam.

Jembatan ini memang rusak setelah beberapa waktu lalu ambruk sehingga masyarakat dan pihak terkait membangun jembatan darurat tepat di sebelah jembatan yang rusak.

Jembatan darurat yang dibangun pun saat ini terendam saat banjir pasang, sehingga masyarakat harus berhati – hati jika ingin melintas di jembatan.

Baru – baru ini jembatan yang berada di lokasi jalan penunjang penghubung Kecamatan Reteh ke Kecamatan Keritang dan sekitarnya ini kembali memakan korban.

Satu unit mobil L300 yang mengangkut ayam ras mengalami kecelakaan setelah jatuh saat mencoba melintasi jembatan Parit 16 Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (23/10/21).

Na’as bagi mobil dari Jambi menuju ke Pulau Kijang tersebut, setelah sebilah papan sebagai lintasan ban mobil patah sehingga mobil miring dan jatuh ke sungai.

Sebanyak 65 keranjang bersama mobil pun jatuh ke parit (sungai) sehingga ayam – ayam yang dibawa tenggelam dan mati, apalagi air sungai saat itu dalam keadaan pasang.

Pemilik ayam pun mengalami kerugian sekitar Rp. 226 juta setelah ayam ras seberat 1.600 kilo atau sebanyak 998 ekor mati tenggelam.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved