Breaking News:

Termakan Bujuk Rayu Oknum PNS, Ibu Muda Diceraikan Suami dan Kini Menanggung Sendiri Kehamilannya

Ibu satu anak di Pangadaran kini menanggung derita akibat perselingkuhannya dengan seorang pejabat. Selain hamil kini dia juga harus rela bercerai.

Editor: CandraDani
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang istri Pangandaran termakan bujuk rayu oknum pejabat. Akibat asmara ini sang wanita harus menanggung akibatnya.

Selain hamil , wanita yang telah berumahtangga ini juga bercerai dengan suaminya.

Dilansir dari Tribun Jabar, karena janji manisnya, seorang ibu muda di Pangandaran terpincut oknum pegawai negeri sipil (PNS).

Ibu muda satu anak ini berinisial RN (30) warga di Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat.

Karena perselingkuhannya dengan seorang PNS, kini RN hamil berusia sekitar dua bulan dan bercerai dengan suaminya.

RN saat ini menyesali perbuatannya, karena selain rumah tangganya hancur dia juga harus menanggung beban hasil selingkuhannya.

Seorang PNS ini berinisial K (49) dan bekerja sebagai kepala seksi di sebuah kantor dinas di Kabupaten Pangandaran.

"Saya hubungan dengannya (K) sudah dua tahun, dulu katanya mau bertanggungjawab tapi buktinya nol," ujar RN saat menghubungi Tribunjabar.id melalui selulernya, Rabu (27/10/2021) pagi.

Padahal, ungkap RN, dahulu sewaktu Ia masih berhubungan dengan K, Ia terus membelanya.

"Ada apa-apa saya bela, sampai saya ceraikan suami dan keluar dari pekerjaan sebagai honorer," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved