Breaking News:

Berita Bengkalis

Kasus Perambahan Hutan Produksi di Bengkalis, Pengacara Nilai Dakwaan Lucu

Pengacara terdakwa kasus perambahan hutan produksi di Bengkalis menilai lucu dakwaan yang ditimpakan pada dua pria pekerja operator dan pengawas.

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir
Dua pria diduga melakukan perambahan area hutan produksi yang bisa dikonversikan (HPK) yang berada Desa Muara Dua Kecamatan Siak Kecil, dan diamankan Satreskrim Polres Bengkalis, Rabu (25/8/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALISPengacara terdakwa kasus perambahan hutan produksi di Bengkalis menilai lucu dakwaan yang ditimpakan pada dua pria yang bekerja sebagai operator dan pengawas.

Hanya bekerja sebagai operator dan pengawas, dua pekerja pembersihan lahan didakwa 10 tahun dan denda miliaran Rupiah.

Dua terdakwa kasus perambah area hutan produksi yang dikonversikan (HPK) diamankan Satreskrim Polres Bengkalis Agustus di Desa Muara Dua Kecamatan Siak Kecil saat ini memperjuangkan mencari keadilan di Pengadilan Negeri Bengkalis.

Mereka merasa terzolimi dalam perkara ini karena hanya sebagai pekerja.

Dua terdakwa tersebut Muslihun dan Samuel Sibuea dinilai hanya sebagai korban.

Hal ini diungkap Hengki Sibuea Pengacara dua terdakwa tersebut setelah sidang eksepsi, Rabu (27/10) malam kemarin.

Pengacara Dua Terdakwa Pekerja Pembersih Lahan Hengki Sibuea
Pengacara Dua Terdakwa Pekerja Pembersih Lahan Hengki Sibuea (Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir)

"Mereka hanya pekerja dijadikan sebagai tersangka dan terdakwa saat ini. Padahal mereka tidak tahu apa apa tentang lahan HPK," terangnya.

Menurut dia, dalam kasus ini dua terdakwa hanya disuruh oleh pemberi pekerjaan yang bernama Ujang untuk membersihkan lahan yang diakui Ujang sebagai lahan milik Sawitri.

"Ujang ini yang memberikan mereka pekerjaan dari pemilik lahan, jadi dua terdakwa ini hanya bekerja dan tidak tahu apa apa tentang lahan yang mereka kerjakan," tambahnya

Dua terdakwa mau bekerja karena tahu akan diupah saja, masalah lahan yang dikerjakan untuk apa dan lahan apa keduanya tidak tahu sama sekali.

Tentu ini yang lebih tahu pemilik lahan dan pemberi pekerjaan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved