Breaking News:

Berita Pekanbaru

Kota Pekanbaru Belum Kunjung Turun ke PPKM Level 1, Ini Kendalanya

Kota Pekanbaru belum kunjung turun ke PPKM level 1. Padahal penerapan PPKM level 2 sudah berlangsung dua tahap.

Penulis: Fernando | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Kota Pekanbaru belum kunjung turun ke PPKM level 1. Padahal penerapan PPKM level 2 sudah berlangsung dua tahap. Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, mengungkapan kendalanya. Foto: Wali Kota Pekanbaru Firdaus 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kota Pekanbaru belum kunjung turun ke PPKM level 1. Padahal penerapan PPKM level 2 sudah berlangsung dua tahap.

Saat ini Kota Pekanbaru masih berada di PPKM level 2 tahap 3.

Kondisi ini terjadi karena belum bisa mengoptimalkan penelusuran kontak erat pasien Covid-19.

"Untuk menuju level 1 dari lima indikator, kita hanya menyangkut satu yaitu penelusuran kontak erat," terang Wali Kota Pekanbaru, Firdaus kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (29/10/2021).

Menurutnya, petugas dari tim satgas mestinya menelusuri 14 kontak erat dari satu pasien positif Covid-19. Namun petugas masih mengalami kendala dalam melakukan penelsuran kontak erat.

Walau kenaikan kasus harian selama PPKM level 2 tahap III ini cendrung menurun.

Namun tim tetap kesulitan melakukan penelusuran terhadap kontak erat walau kenaikan kasus harian sedikit.

Dirinya menyebut bahwa penelusuran kontak erat bukan sekedar angka saja.

Ia menyebut saat menelusuri kontak erat petugas menanyakan lokasi bepergian pasien Covid-19.

"Kita mendapat kontak untuk penelusuran itu dari beliau (pasien), kita telusuri untuk mendapatkan data, itu kita kesulitan," jelasnya.

Ada juga yang pasien tidak bepergian namun terkonfirmasi positif. Pasien tersebut pun tidak punya belasan kontak untuk ditelusuri.

Kondisi tersebut pun menjadi kendala atau kesulitan bagi tim satgas dalam menelusuri 14 kontak erat untuk setiap satu pasien.

Lain halnya pasien memang punya mobilitas di banyak tempat.

"Kontak erat pasien satu banding 14 tidak tercapai, walaupun kita sudah berusaha mempedomani petunjuk kementrian dan tim satgas pusat, bagaimana bisa mencapai satu banding 14," ulasnya.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved