Breaking News:

Berita Pelalawan

Rumah Sakit Kosong, 2 Hari Pelalawan Tanpa Kasus Covid-19, Vaksinasi Tetap Digesa

Rumah sakit rujukan Covid-19 di Pelalawan kosong dan sudah 2 hari terakhir kasus aktif nol namun vaksinasi tetap digesa

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
ISTIMEWA
Update Covid-19 di Pelalawan, Jumat (29/10/2021), nol kasus aktif. Kondisi ini sudah berlangsung dua hari terakhir. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Pelalawan Riau sudah dua hari nol atau nihil sejak Kamis (28/10/2021) lalu sampai Jumat (29/10/2021).

Tak ada lagi pasien Covid-19 yang ditemukan Tenaga Kesehatan (Nakes).

Dua hari tanpa kasus Covid-19 merupakan langkah yang baik dalam penanggulangan pandemi corona yang dilakukan satuan tugas (satgas) selama ini.

Pasien yang selama ini dirawat di rumah sakit (rs) telah dinyatakan sembuh semuanya.

Demikian juga dengan pasien yang menjalani isolasi mandiri (isoman) juga sudah bisa beraktivitas kembali.

"Ini hari kedua Pelalawan nihil kasus Covid-19. Kita berharap kondisi ini terus bertahan sampai pandemi berakhir," terang juru bicara Satgas Covid-19 Pelalawan Asril MKes kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (29/10/2021).

Asril menyebutkan, kasus aktif Covid-19 terakhir pada Rabu (27/10/2021) lalu yang menjalani perawatan di rumah sakit yang ada di Kota Pekanbaru.

Sedangkan penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tidak ada lagi selama dua pekan terakhir ini.

Alhasil tiga rumah sakit yang menjadi rujukan pasien corona selama ini sudah 14 hari kosong dan tidak menangani pasien Covid-19 lagi.

Di antaranya RS Efarina, RS Amalia Medika, dan RSUD Selasih yang semuanya terletak di Kota Pangkalan Kerinci.

Ruang isolasi yang selama ini penuh dengan pasien terinfeksi, tak lagi digunakan untuk pasien Covid-19.

"Saat ini kita mengejar capaian vaksinasi yang masih rendah. Sekarang 39 persen dan akan naik terus seiring dengan jadwal vaksinasi yang telah ditetapkan," beber Asril.

Pihaknya telah menerima 2 ribu dosis vaksin jenis Coronavac dari provinsi untuk disalurkan ke puskesmas-puskesmas yang ada.

Selanjutnya disuntikkan kepada warga yang belum divaksin.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved