Breaking News:

Berita Pelalawan

Nunggak Pajak PJU ke PLN Rp 300 Juta, Pemkab Pelalawan Janji Bayar pada APBD Perubahan

Pemkab Pelalawan menunggak pembayaran pajak PJU ke PLN ULP Pangkalan Kerinci hingga Rp 300 juta lebih

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/JOHANNES TANJUNG
Petugas memperbaiki lampu jalan di Kota Pangkalan Kerinci. Pemkab Pelalawan nunggak pajak PJU ke PLN sebesar Rp 300 juta lebih. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan menunggak pembayaran pajak Penerangan Jalan Umum (PJU) ke Perusahaan Listrik Negara (PLN) ULP Pangkalan Kerinci untuk rekening Bulan September mendatang.

Informasi yang diperoleh Tribunpekanbaru.com, tunggakan pajak PJU Pemda Pelalawan ke PLN mencapai Rp 300 juta lebih.

PJU tersebut merupakan tanggungjawab Pemkab Pelalawan untuk membayarkannya ke perusahaan milik negara itu.

Jika utang PJU itu terus menunggak akan berakibat para pemutusan lampu jalan.

"Pemda sudah berjanji untuk membayar sisa tunggakan PJU. Sehingga tidak dilakukan pemutusan," terang Kepala PLN ULP Pangkalan Kerinci, Bagdhad Mushanif Surakhman, kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (31/10/2021).

Ia menjelaskan, awalnya tunggakan PJU Pemkab Pelalawan mencapai Rp 700 kita lebih.

Kemudian dilakukan pembayaran melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni 2021 sebesar Rp 400 juta.

Kemudian sisanya dialokasikan pada APBD perubahan 2021 yang telah disahkan dan ditetapkan.

Pihaknya telah berkomunikasi dengan Pemda terkait pelunasan sisa utang PJU tersebut yang akan ditunaikan dalam pekan ini.

"Kesepakatannya setelah APBD perubahan bisa digunakan akan segera dibayarkan," tambah Baghdad.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pelalawan, Devitson Saharuddin SH MH membenarkan adanya tunggakan PJU tersebut. Pembayar akan segera dilakukan dalam waktu dekat melalui APBD Perubahan.

Adapun pos anggaran pelunasan PJU ada di Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab).

"PJU bukan di BPKAD, tetapi di Sekretariat Daerah. Kalau tidak salah di bagian umum atau yang lain," ujar Devitson.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved