Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Kunjungan Dewan dan OPD Salatiga ke DPRD Pekanbaru, Pimpinan: Silakan ke Pasar Bawah Pak

Rombongan DPRD Kota Salatiga, Jawa Tengah, plus beberapa OPD terkait, melakukan kunjungan kerja ke DPRD Pekanbaru, Senin pagi

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Istimewa
Pimpinan DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST dan T Azwendi Fajri SE, serta Plt Sekretaris DPRD Pekanbaru Badria Rikasari MSi, saat menerima kunjungan DPRD Kota Salatiga, Jawa Tengah, plus beberapa OPD terkait, Senin pagi (1/11/2021) di ruang Paripurna. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Rombongan DPRD Kota Salatiga, Jawa Tengah, plus beberapa OPD terkait, melakukan kunjungan kerja ke DPRD Pekanbaru, Senin pagi (1/11/2021).

Kunjungan yang memboyong 43 orang ini, dipimpin Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit MSi, para anggota dewan, perwakilan OPD, Sekwan, serta para jurnalis Salatiga.

Rombongan diterima langsung Pimpinan DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST dan T Azwendi Fajri SE, Ketua BK DPRD Ruslan Tarigan SPd MH, Plt Sekretaris DPRD Pekanbaru Badria Rikasari MSi, perwakilan Dinas Ketapang dan Dinas PUPR, di ruangan Paripurna.

Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit MSi, mengapresiasi penyambutan yang dilakukan Sekretariat DPRD Pekanbaru, kepada rombongannya.

"Ini luar biasa, kita terkesima dengan penyambutan di sini. Sangat baik, apalagi ruang paripurna-nya. Ini sangat memesona. Banyak warna, kami akan bikin nanti di Salatiga," aku Dance Ishak dalam pertemuan.

Sebenarnya, kunjungan rombongan Salatiga ini, dalam rangka pendalaman materi terkait pengelolaan kehumasan, infrastruktur, BUMD dan kebijakan cadangan pangan.

Apalagi ada beberapa kesamaan Kota Salatiga dengan Kota Pekanbaru, yakni sama-sama kota jasa. Namun dari luasan, jumlah penduduk, serta PAD, tidak sama.

Jumlah penduduk Salatiga sekitar 200 ribu. Sementara PAD-nya hanya Rp 1,2 triliun.
"Makanya kami ingin bertukar pikiran di Kota Pekanbaru. Karena Salatiga merupakan miniatur Indonesia. Mudah-mudahan bisa saling memberi masukan," harapnya.

Sementara itu, untuk kehumasan, Dance Ishak menjelaskan bahwa fungsi pers, sangat penting. Tidak perlu ada rasa curiga satu sama lain. Tapi saling membangun. Karena wartawan sebagai benteng demokrasi, yang juga fungsinya sebagai pengawasan.

"Di daerah kami, wartawan yang kami akomodir, wartawan yang sudah validasi di dewan pers. Sebab sekarang banyak muncul pers online," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved