Breaking News:

Berita Rohul

Praperadilan Kasus OTT Kades Rokan Timur, Soewardi Cabut Permohonan Prapidana

Sidang Perdana Praperadilan atas kasus OTT Kades Rokan Timur Soewardi Soeryaningrat berlangsung di PN Pasir pada Senin.

Penulis: Syahrul | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan
Sidang Perdana Praperadilan atas kasus OTT Kades Rokan Timur Soewardi Soeryaningrat berlangsung di PN Pasir pada Senin. FOTO: Suasana sidang Pra Peradilan Kades OTT di PN Pasir Pangaraian, Senin (1/11/2021) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Sidang Perdana Praperadilan atas kasus OTT Kades Rokan Timur Soewardi Soeryaningrat berlangsung di PN Pasir pada Senin (1/11/2021) sore.

Sidang yang dipimpin oleh Hakim Tunggal Nurlaila Rahmawati itu dihadiri oleh pihak pemohon Soewardi Soeryaningrat beserta Kuasa Hukumnya Ramses Hutagaol SH MH dan Muhammad Abdul Hakim SPd SH MH.

Selain itu, pihak Termohon dari Polres Rokan Hulu juga hadiri oleh Aipda Leo Agustin bersama dengan Bripka Jamaris dan Bripka Zahirul Kamal turut hadir di ruang persidangan.

Dalam sidang tersebut, Termohon Soewardi Soeryaningrat menyatakan keinginannya untuk mencabut kuasa dari Kuasa Hukumnya sekaligus mencabut Permohonan Prapid bernomor Resgister Perkara 03/Pid/Pra/PN.Prp dalam persidangan itu.

"Saya dengan ini menyatakan, bahwa saya mencabut kuasa dari Kuasa Hukum Ramsea Hutagaol dan Muhammad Abdul Hakim," katanya dalam persidangan itu.

"Sekaligus, saya juga mencabut permohonan prapidana saya terhadap Polres Rohul dalam hal perkara OTT saya sebagaimana didaftarkan sebelumnya," sebutnya kemudian.

Menyikapi hal tersebut, Hakim PN Pasir Nurlaila Rahmawati kemudian meminta pihak Kuasa Hukum Pemohon untuk dapat meninggalkan tempat sidang.

"Bagi Kuasa Hukum agar dapat berbesar hati untuk keluar ruang sidang atau dapat menunggu menyaksikan jalannya persidangan ini," kata Hakim.

Selanjutnya, agenda sidang diisi dengan pembacaan penetapan oleh Hakim Nurlaila Rahmawati atas pencabutan Permohonan Pra Pidana tersebut secara terbuka.

"Dengan dicabutnya Kuasa Pemohon dari Kuasa Hukumnya serta dicabutnya Permohonan Pra Peradilan ini, maka ditetapkan bahwa sidang ditutup dan dinyatakan telah selesai," jelasnya.

Dengan hasil penetapan tersebut, maka proses hukum terhadap Soewardi Soeryaningrat akan berlanjut pada proses hukum selanjutnya di Polres Rokan Hulu.

Sayang, Soewardi enggan untuk berkomentar kepada awak media saat dibawa keluar ruang persidangan untuk dikembalikan ke sel di Mapolres Rokan Hulu.

Sementara itu, pengacara Ramses Hutagaol SH MH dan Muhammad Abdul Hakim SPd SH MH mengomentari hasil persidangan mengatakan, pihaknya menyesalkan pencabutan kuasa oleh Kades OTT.

"Kita menyesalkan adanya pencabutan kuasa dan pencabutan permohonan Pra Peradilan ini. Namun, kami yakin Soewardi punya pertimbangan sendiri dan itu harus kita terima," singkatnya. (Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved