Berita Pekanbaru
Berangkat ke Jawa dari Terminal BRPS Pekanbaru Wajib Sertakan Rapid Antigen
Penumpang di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru harus menyertakan rapid antigen saat bepergian ke wilayah Pulau Jawa.
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penumpang di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru harus menyertakan rapid antigen saat bepergian ke wilayah Pulau Jawa.
Penumpang yang tidak sempat melakukan rapid antigen bisa menjalani tes di terminal.
Satu calon penumpang, Romlah mengaku harus mendatangi layanan rapid antigen di terminal.
Ia ternyata belum sempat menjalani rapid antigen.
Wanita itu mengaku harus baru pertama lagi menjalani rapid antigen.
Ia merasa agak sakit saat petugas mengambil sampel cairan hidungnya.
"Agak panas sedikit, maklum baru pertama kali. Tapi ndak apa," paparnya kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (3/11/2021).
Wanita berkerudung ini tidak keberatan dengan kebijakan tersebut.
Ia mengatakan bahwa rapid antigen untuk memastikan kondisi kesehatan sebelum melakukan perjalanan jauh.
Dirinya sudah mendapat dosis vaksin secara lengkap.
Ia berharap nantinya kondisi bisa kembali normal agar tidak ada lagi pemeriksaan kesehatan sebelum bepergian jauh
Kordintor Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Bandar Raya Payung Sekaki Henry Tambunan mengatakan bahwa untuk penumpang rute Jawa dan Bali wajib menjalani rapid antigen.
Mereka juga mesti menyertakan bukti vaksin pertama dan kedua.
"Kebijakan perjalanan darat di terminal itu sesuai surat edaran dari Menteri Perhubungan RI," paparnya.
Henry mengimbau masyarakat tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak hingga tetap menjaga kebersihan.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan.
Pengelola terminal sudah menyiapkan layanan rapid antigen bagi masyarakat.
Mereka bekerjasama dengan klinik kesehatan untuk mempermudah masyarakat yang belum sempat rapid antigen.
Satu kali rapid antigen biayanya mencapai Rp 100.000. Hasil rapid tes ini bisa untuk 1 x 24 jam.
Henry memastikan petugas secara rutin memeriksa para penumpang yang datang dan berangkar.
Ia menyebut rata-rata jumlah penumpang kedatangan, keberangkatan dan lintas sekitar 3.000 orang.
Armada bus yang melayani penumpang setiap harinya rata-rata sebanyak 500 unit kendaraan.
Bus ini meliputi penumpang di kedatangan, keberangkatan dan lintas.
(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/foto_terminal_bandar_raya_payung_sekaki_pekanbaru_sepi_1.jpg)