Breaking News:

Berita Pekanbaru

Tahanan Narkoba Kabur Lompat dari Lantai 2 Polresta Pekanbaru, Rencanakan Pelarian Dibantu 6 Orang

Tahanan narkoba yang kabur dengan cara lompat dari lantai 2 gedung Polresta Pekanbaru ternyata memang sudah merencanakan aksi pelariannya itu

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/DODI VLADIMIR
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Pria Budi menyampaikan keterangan terkait kaburnya tahanan narkoba yang berhasil ditangkap kembali, Rabu (3/11/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tahanan narkoba yang kabur dengan cara lompat dari lantai 2 gedung Polresta Pekanbaru ternyata memang sudah merencanakan aksi pelariannya itu.

Pria berinisial A (31) itu berhasil kabur setelah dibantu 6 orang lainnya untuk menghindari kejaran petugas kepolisian.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Pria Budi mengungkapkan, sebelum kabur dengan cara lompat dari lantai 2 gedung, pada Jumat (29/10/2021) sekira pukul 13.50 WIB, A sempat dikunjungi istrinya yang mengantarkan makanan, pada pagi harinya.

Saat itu A sempat menyampaikan kepada istrinya itu, bahwa dia berniat untuk melarikan diri pada hari itu.

A lantas berpesan pada istrinya, berpesan supaya menghubungi adiknya berinisial MZ.

A meminta agar MZ bisa menjemput menggunakan sepeda motor di samping gedung Satres Narkoba Polresta Pekanbaru

"Ternyata betul-betul diwujudkannya, ada kesempatan langsung dia melompat lantai 2, mendarat di atas mobil, kemudian lari dan melompati pagar sampai dan langsung dijemput adiknya," kata Kapolresta, Rabu (3/11/2021).

Lanjut Pria Budi, tersangka A kemudian lari ke daerah Kampung Terendam, Rumbai untuk menemui temannya berinisial A.

Dari saja, ia lalu minta diantarkan ke kos-kosan pacarnya di daerah Palas.

Setelah itu, A menelfon temannya berinisial B yang berada di Kampar untuk menjemputnya, sekaligus merentalkan satu unit mobil.

"Temannya inisial B dengan mobil rental menjemput A di Palas, sebelah kantor camat. Mereka berencana pergi ke Kampar untuk membicarakan pelarian," sebut Pria Budi.

Besoknya, Sabtu (30/10/2021), tersangka A dan temannya B, menjemput keponakan A berinisial D di Jalan Arifin Achmad, Kota Pekanbaru dan istrinya, di daerah Damai Langgeng, masih di Kota Bertuah.

"Kemudian bersama tersangka, istrinya, B, D, adiknya MZ, total ada 5 orang pergi ke Gunung Sahilan, Kampar. Di sana mereka menjumpai temannya di sana, minta dicarikan kos," ucap Pria Budi.

"Tapi temannya di Gunung Sahilan jawab tidak ada kos di sana. Sehingga dibatalkan dia cari kos. Mereka lalu berangkat ke Cirenti, Kabupaten Inhu, lalu lanjut ke Peranap, Inhu," imbuhnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved