Breaking News:

Berita Pekanbaru

Ancaman Banjir Masih Jadi Momok Warga Pekanbaru, Apa Kata Wali Kota?

Ancaman banjir masih jadi momok bagi warga Kota Pekanbaru, Riau. Banjir masih mengintai seiring curah hujan yang tinggi

Penulis: Fernando | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/FERNANDO SIKUMBANG
Pengendara sepeda motor menerjang genangan banjir di jalan Perumahan Pesona Harapan Indah, Jalan Cengkeh, Kota Pekanbaru pada awal pekan ini. Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Ancaman banjir masih jadi momok bagi warga Kota Pekanbaru, Riau.

Sejumlah pemukiman di Kota Pekanbaru rawan banjir. Banjir masih mengintai seiring curah hujan yang tinggi.

Kebanyakan wilayah yang terancam banjir berada di aliran sungai. Kondisi tersebut karena air sungai meluap hingga menggenangi pemukiman.

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus menyebut bahwa banjir yang terjadi di Kota Pekanbaru akibat kenaikan permukaan sungai. Ia pun mengajak masyarakat agar menjaga lingkungannya dari sampah.

"Kalau di Dumai banjir terjadi akibat kenaikan air laut, sedangkan di sini akibat kenaikan permukaan air sungai," jelasnya, Kamis (4/11/2021).

Dirinya juga mengajak masyarakat untuk bergotong-royong. Mereka bisa membersihkan saluran air di lingkungannya agar tidak tergenang banjir.

"Bisa gotong-royong di pemukiman untuk membersihkan drainase dan anak sungai, agar saluran air tidak terganggu oleh sampah atau endapan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution tidak menampik masih ada titik banjir di sejumlah wilayah pemukiman. Kebanyakan kawasan itu terendam banjir akibat luapan aliran Sungai Sail.

Dirinya mengaku belum banyak titik pendangkalan aliran Sungai Sail yang dikeruk. Mereka baru mengeruk endapan aliran Sungai Sail di Jalan Setia Maharaja ujung.

Indra menyebut alat berat rencananya segera mengeruk muara aliran Sungai Sail. Ia mengatakan ada endapan yang sudah menjadi pulau di aliran sungai tersebut.

Pihaknya mengaku mengalami kendala dalam mengeruk aliran sungai di Kota Pekanbaru. Ia mengatakan bahwa cuma satu alat yang dimiliki oleh Dinas PUPR Kota Pekanbaru untuk mengeruk sungai.

Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) juga belum jadi membantu normalisasi aliran sungai. Mereka masih menggunakan alat berat yang ada.

Upaya lainnya dari dinas yakni melakukan pengerukan di anak sungai yang ada. Mereka juga melakukan pengerukan manual.

( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sikumbang )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved