Breaking News:

Berita Pekanbaru

Sejumlah Ruas Jalan di Pekanbaru Bekas Galian IPAL Masih Rusak

Sejumlah ruas jalan di Pekanbaru bekas galian IPAL masih dalam kondisi rusak.

Penulis: Fernando | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Kondisi satu ruas Jalan Durian, Kota Pekanbaru rusak berat akibat galian IPAL. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sejumlah ruas jalan di Pekanbaru bekas galian IPAL masih dalam kondisi rusak.

Proyek Instalasi Perpipaan Air Limbah (IPAL) di Kota Pekanbaru masih berlangsung. Sejumlah ruas jalan bekas galian proyek itu masih rusak dan tergenang air.

Satu di antaranya ruas Jalan Durian yang mengalami kerusakan di ruas antara Jalan Pepaya dan Jalan Ahmad Dahlan. Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah ruas jalan di Kawasan Sukajadi, Senapelan dan Pekanbaru Kota.

Kondisi ini mengganggu masyarakat yang melintas. Keberadaan proyek IPAL yang memakan badan jalan pun menimbulkan kemacetan.

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus mendorong kontraktor proyek IPAL bisa menggesa perbaikan ruas jalan rusak. Apalagi sejumlah ruas jalan rusak bekas galian masih belum kunjung diperbaiki.

"Kita mendorong kontraktor bisa lebih cepat bergerak dalam upaya pemulihan jalan rusak bekas galian penanaman pipa proyek IPAL," tegasnya kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (4/11/2021).

Menurutnya, proyek IPAL merupakan proyek pemerintah pusat. Pemerintah kota pun berkordinasi dengan Kementrian PUPR agar proyek IPAL ini segera dituntaskan.

Dirinya menyebut bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru berkordinasi dengan Kementrian PUPR dan kontraktor.

Firdaus menyadari pembangunan IPAL di sejumlah ruas jalan mengganggu lingkungan dan kenyamanan masyarakat. Ia menyebut proses penanaman pipa dalam proyek IPAL belum kunjung tuntas.

Proses pengerjaan IPAL masih berjalan di sejumlah ruas jalan kota. Ia menyebut bahwa pengerjaan proyek IPAL masih dalam waktu kontrak.

Dirinya mengajak masyarakat untuk bersabar selama proses pengerjaan IPAL. Apalagi saat ini terdapat sejumlah proyek penanaman pipa di Kota Pekanbaru.

Proyek penanaman pipa ini menyebar di sejumlah ruas jalan sehingga menganggu aktivitas masyarakat.

Pemerintah kota pun meminta maaf karena pembangunan perpipaan ini mengganggu lalu lintas dan kenyamanan masyarakat.

"Jadi ya sabar kita, mudah-mudahan kontraktor bisa menyelesaikan proyek ini sesuai waktunya," terangnya.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved