Breaking News:

Berita Inhu

Banjir Di Indragiri Hulu, Sejumlah Daerah Terendam dan Jembatan di Batang Peranap Putus

Hujan lebat dalam beberap hari terakhir menyebabkan sejumlah titik di Inhu Riau terendam. Sebuah jembatan gantung di Desa Pesajian dilaporkan putus.

Penulis: Bynton Simanungkalit | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru/Bynton
Banjir merendam akses jalan warga di Indragiri Hulu, Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Akibat curah hujan yang tinggi selama beberapa hari belakangan di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), sejumlah wilayah di Kabupaten Inhu terendam banjir.

Bahkan banjir mengakibatkan akses jembatan gantung di Desa Pesajian, Kecamatan Batang Peranap terputus.

Kondisi terkini, masyarakat di desa tersebut terpaksa menggunakan pompong untuk menyeberangi sungai.

Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Inhu, Ergusfian S.Sos mengungkapkan banjir sempat terjadi di beberapa wilayah di Inhu.

"Akibat curah hujan yang tinggi beberapa hari ini mengakibatkan air Sungai Indragiri mengalami kenaikan dari sebelumnya," kata Ergusfian.

Dari pantauan alat ukur manual yang ada di Kecamatan Rengat ketinggian air sungai Indragiri sempat mencapai 5,62 meter mengalami kenaikan 34 cm dari sebelumnya 5,28 meter.

"Berdasarkan informasi anggota satgas dilapangan ada beberapa titik yang sudah terkena banjir yaitu Desa Setako Raya Kecamatan Peranap rata-rata halaman rumah warga sudah digenangi banjir dan akses jalan juga digenangi banjir," ujarnya.

Selain itu, Ergusfian juga menerangkan akses jalan Kota Medan menuju Desa Sengkilo, Kecamatan Kelayang juga terdampak banjir sehingga mengganggu aktivitas warga setempat.

Bahkan akses jembatan di Desa Pesajian juga ikut putus akibat terjagan banjir..

Namun berdasarkan pantau pada Jumat (5/11/20219 hari ini banjir di Desa Pesajian, Kecamatan Batang Peranap sudah mulai surut kurang lebih 40 centimeter.

"Karena akses jembatan gantung putus, saat ini asyarakat menggunakan pompong penyeberangan masyarakat," kata Ergusfian.

Masih berdasarkan pantauan hari ini, untuk Desa Setako Raya, banjir juga sudah mulai surut namun halaman rumah warga dan akses jalan masih terendam banjir.

"Untuk akses jalan Kota Medan menuju Desa Sengkilo masih terendam banjir tapi sudah surut sedikit dari sebelumnya," pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/Bynton Simanungkalit)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved