Breaking News:

Setelah Alat Pendeteksi dan Vaksin, Kini Muncul Pula Pil Covid, Bukti Sistem Dunia Mengawal Farmasi?

Setelah munculnya virus corona, maka muncul pula alat pendteksi sampai vaksin. nah, kini muncul pula pil covid. Sisyem Dunia terus mengawal famasi?

Editor: Budi Rahmat
Gambar oleh visuals3Dde dari Pixabay
Corona virus. Begini menginveksi sel otak 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Satu persatu bukti farmasi kini kuasai dunia satu persatu mulai terlihat.

Munculnya virus corona, terus memberikan peluang bagi dunia farmasi untuk menujukkan eksistensinya sesuai dengan rencana sistem dunia.

Setelah dengan berbagai pendeteksi virus corona sampai vaksin, kini muncul lagi yang namanya pil covid.

Baca juga: WHO Peringatkan Jangan Terlena Corona Turun, Ungkap Skenario Terburuk Covid di Tahun 2022

Sepertinya ini akan jadi lahan berikutnya bagi dunia farmasi untuk menujukkan eksistensinya.

Inggris menjadi negara yang mewakili hadirnya pil Covid.

Mereka yang akan memulai memperkenalkan pil covid. Pil Covid ini adalah obar untuk orang yang terinfeksi dengan gejala ringan.

Pil Covid ini kemudian disestuji oleh pemerintahannya. Hadirnya pil covid ini ke depannya tentu membuat negara lain juga akan memproduksinya.

Maka, kedepannya umat manusia akan dikenalkan dengan obat untuk virus yang baru.

Pil Covid molnupiravir buatan Merck pada Kamis (4/11/2021) mendapat persetujuan dari Inggris, menjadikannya negara pertama yang menyetujui penggunaannya di dunia.

Pil Covid Merck ini dapat digunakan untuk mengobati pasien Covid-19 yang menderita gejala ringan hingga sedang, kata regulator Inggris.

Baca juga: Ibu Hamil di Dumai Kapan Divaksin Covid-19? Satgas Catat Tingkat Kematian Terpapar Corona Tinggi

"Hari ini adalah hari bersejarah bagi negara kita, karena Inggris sekarang menjadi negara pertama di dunia yang menyetujui antivirus yang dapat dibawa pulang untuk Covid-19," kata Menteri Kesehatan Sajid Javid dikutip dari AFP.

Baca juga: Merck Lepas Paten Pil Covid-19 Miliknya, Izinkan Pembuat Obat Lain Produksi Molnupiravir

"Ini akan menjadi game-changer bagi orang-orang yang paling rentan dan imunosupresi, yang akan segera dapat menerima terobosan pengobatan," tambahnya.

Pil Covid Merck molnupiravir bekerja dengan mengurangi kemampuan virus untuk bereplikasi, sehingga memperlambat penyakit.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved