Breaking News:

Bonceng Pacar Orang, Pria Ini Dikeroyok 4 Orang, HP dan Uangnya Diambil

Gara-gara membonceng pacar orang lain, pria di Kabupaten Bojonegoro ini dikeroyok oleh 4 pemuda. Bahkan Handphone dan uangnya diambil.

Editor: M Iqbal
Tribun Jatim Network/M Sudarsono
Kapolres Tuban, AKBP Darman saat memimpin ungkap kasus pengeroyokan sejumlah pemuda di Tuban, Minggu (7/11/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang pria di Kabupaten Bojonegoro di keroyok oleh sejumlah pria.

Selain menjadi korban penganiayaan, Handphone dan uang tunai pria tersebut juga diambil oleh empat orang yang menganiayannya.

Korban berinisial DCP (20), pria asal Desa Soko, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro.

Hal itu bermula saat ia membonceng perempuan berinisial NI (19), warga Tuban, di Desa Sawahan, Kecamatan Rengel, Tuban, Minggu (31/10/2021) malam.

DCP di keroyok empat orang, yaitu Mohammad Lubaibil Asror (20), asal Desa Pandanwangi, Ahmad Sulkan (20) asal Desa Jegulo, dan Edi Susandi (20), asal Desa Bangunrejo, Kecamatan Soko, Tuban.

Lalu Bagas Adi Putra (19), asal Desa Semen Pinggir, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

"Jadi cewek yang dibonceng korban adalah salah satu kekasih dari pelaku, motifnya cemburu karena dibonceng dan di-chat korban," kata Kapolres Tuban, AKBP Darman, Minggu (7/11/2021).

Darman menjelaskan, Mohammad Lubaibil Asror (MLA) merupakan residivis kasus yang sama dan merupakan pacar perempuan yang dibonceng korban, sekaligus otak atas kejadian ini.

Setelah para pelaku melakukan pemukulan, korban mengalami luka hingga harus dirawat di rumah sakit.

Bahkan pelaku juga menarik tas milik korban hingga talinya putus, lalu mengambil paksa handphone korban, kemudian kabur meninggalkan korban di tempat.

"Pelaku empat orang mengendarai dua motor, lalu mengadang memukuli korban dan membawa handphone dan uang tunai," ujar perwira menengah itu.

Didampingi Kasat Reskrim, AKP M Adhi Makayasa, AKBP Darman menambahkan, petugas yang mendapat laporan langsung mendatangi rumah NI, perempuan yang saat kejadian dibonceng korban.

Kepada petugas, NI mengaku mengenal korban melalui media sosial Facebook hingga berujung pada janjian untuk bertemu.

Para tersangka berhasil teridentifikasi dan diamankan saat berada di tempat kosnya yang beralamatkan di Desa/Kecamatan Rengel.

Sedangkan Ahmad Sulkan diamankan di rumahnya yang beralamatkan di Desa Jegulo, Kecamatan Soko.

"NI juga membenarkan kejadian tersebut, MLA adalah residivis kasus sama. Keempatnya kita jerat pasal 365 dan 170 KUHP, ancaman pidana penjara 12 tahun atau 7 tahun penjara," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com: https://jatim.tribunnews.com/2021/11/07/geram-tak-terima-pemuda-di-tuban-ajak-teman-temannya-adang-dan-pukuli-pria-yang-bonceng-pacarnya.
Penulis: M Sudarsono | Editor: Dwi Prastika

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved