Breaking News:

DPRD Pekanbaru

DPRD Pekanbaru Minta PUPR Tuntaskan Jalan Rusak dan Berlubang Jelang Akhir Tahun

Komisi IV DPRD Pekanbaru terus mendesak Dinas PUPR, untuk memperbaiki jalan rusak dan berlubang.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Komisi IV DPRD Pekanbaru terus mendesak Dinas PUPR, untuk memperbaiki jalan rusak dan berlubang. FOTO: Satu ruas jalan rusak di Kota Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komisi IV DPRD Pekanbaru terus mendesak Dinas PUPR, untuk memperbaiki jalan yang rusak, dan berlubang.

Sebab, hingga awal November ini, ternyata masih banyak jalan rusak dan berlubang, yang menjadi kewenangan PUPR Pekanbaru.

Seperti halnya beberapa titik lubang di Jalan Delima, Jalan Srikandi Kelurahan Delima, Jalan Garuda, Jalan Paus, serta beberapa jalan lainnya yang menjadi tanggung jawab Pemko Pekanbaru.

Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Ruslan Tarigan SPd MH meminta, agar Dinas PUPR bisa menuntaskan, jalan rusak dan berlubang tersebut jelang akhir tahun 2021 ini.

Sebab, jika tidak diperbaiki tahun ini, maka untuk perbaikan di tahun depan (2022), belum bisa dipastikan.

Apalagi anggaran biasanya baru bisa dibelanjakan pertengahan tahun.

"Jadi, memang harus tahun ini diselesaikan. Terutama jalan yang memang parah rusak dan lubangnya. Kita minta PUPR ada skala prioritasnya lah untuk ini," tegas Ruslan kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (7/11/2021).

Dijelaskan Politisi PDI-P ini, perbaikan jalan merupakan, hal yang paling menyentuh untuk kepentingan masyarakat banyak.

Artinya, tidak ada alasan bagi Dinas PUPR Pekanbaru untuk tidak memperbaikinya.

Apalagi di Dinas PUPR sendiri, tersedia dana OP (operasional), yang gunanya untuk hal-hal yang mendesak.

"Jalan rusak ini menyangkut keselamatan orang. Jadi, jika memang mendesak, maka bisa digunakan dana OP. Jangan tunggu korban dulu," sebutnya.

Pantauan Tribunpekanbaru.com di lapangan, khusus di Jalan Delima Kecamatan Bina Widya, terdapat dua titik jalan rusak dan berlubang (depan Toko Bangunan Asa Jaya dan setelah Jumbo Mart).

Penyebabnya, karena tidak ada drainase dan di titik lainnya, kondisi jalan rendah dari parit.

Penuturan warga setempat, di titik tersebut lubang dan jalan rusaknya terus diperbaiki. Namun beberapa bulan rusak dan berlubang lagi.

Masyarakat setempat berharap, selain jalan diperbaiki, juga dibuat drainase. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved