Breaking News:

Pakai Santet Tak Berhasil, Istri Bos Rumah Makan Padang Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Suami

Kepalang kesal, lantaran tak kunjung mati saat disantet. NW meminta AM untuk mencarikan pembunuh bayaran.

Editor: Sesri
Warta Kota
Polres Karawang menangkap enam pelaku pembunuhan pemilik rumah makan padang di Karawang, Jawa Barat. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Otak pembunuhan seorang bos rumah makan di Karawang ternyata istrinya sendiri.

Enam pelaku sudah diamankan Polres Karawang termasuk sang istri Neli Wati alian NW (49).

NW sebagai otak pembunuhan suaminya sendiri Khairul Amin (54) sudah merencanakan pembunuhan sejak lama.

Percobaan pembunuhan sebelumnya juga dilakukan oleh NW dengan menggunakan jasa dukun santet.

Namun tak berhasil, hingga akhirnya ia menyuruh temannya untuk mencari pembunuh bayaran.

Adapun motifnya, istri korban sakot hati kesal atas perilaku suaminya yang kerap memarahinya dan memiliki wanita idaman lain.

"Motifnya karena sakit hati, menurut korban pelaku ini menyusahkan sering minta uang. Korban sering marahi pelaku, kemudian ada wil atau wanita idaman lain," kata Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono kepada wartawan saat ungkap kasus di Mapolres Karawang, Sabtu (6/11/2021).

"NW memberikan uang terhadap pelaku AM sebesar Rp 5 juta untuk dicarikan dukun santet," katanya lagi.

Namun alangkah sialnya, dua bulan kemudian NW menghubungi tersangka AM bahwa dukun santet tersebut tidak berhasil melakukan pembunuhan.

Baca juga: Pembunuhan di Kampar, Korban Sempat Hubungi Keluarga Sebelum Ditemukan Terikat di Pinggir Jalan

Baca juga: Update Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Keponakan Korban Kembali Diperiksa

Kepalang kesal, lantaran tak kunjung mati saat disantet. NW meminta AM untuk mencarikan pembunuh bayaran.

Kemudian, pada September 2021 tersangka NW bersama AM merencanakan melakukan aksi pembunuhan secara langsung kepada korban.

AM merekrut enam temannya untuk melakukan pembunuhan tersebut.

"Tersangka NW menginginkan pembunuhan korban seolah-olah kejadian pencurian atau seolah-olah kejadian begal" ujarnya.

Akhirnya disepakatan, dan NW menjanjikan memberikan imbauan sebesar Rp 30 juta. Dan Rp 10 juta langsung diberikan diawal.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved