Breaking News:

Berita Inhil

Banjir Setinggi Dada di Dusun Masad Inhil, Bhabinkamtibnas Dan Bhabinsa Evakuasi Masyarakat.

Bhabinkamtibmas Polsek Kemuning ikut membantu mengevakuasi warga Dusun Masad yang tergenang air setinggi dada akibat curah hujan sejak Senin dinihari.

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: CandraDani
IST
Foto : Bhabinkamtibmas Polsek Kemuning, Polres Inhil menolong mengevakuasi masyarakat dari banjir di wilayah Dusun Masad, Desa Keritang, Kecamatan Kemuning, Senin (8/11/21) dini hari. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KEMUNING – Tingginya curah hujan membuat air sungai meluap sehingga menyebabkan banjir di wilayah Dusun Masad, Desa Keritang, Kecamatan Kemuning, Senin (8/11/21) dini hari.

Sejak Minggu malam sekitar pukul 21.00 WIB, hujan intensitas tinggi telah mengguyur kawasan itu sehingga membuat air Sungai Reteh meluap.

Sekitar pukul 00.30 WIB, luapan air sungai membuat beberapa rumah warga di Dusun Masad telah di masuki air setinggi dada orang dewasa.

Beruntung Bhabinkamtibmas Polsek Kemuning, Polres Indragiri Hilir (Inhil) dengan sigap membantu untuk mengevakuasi warga bersama Bhabinsa setempat.

Baca juga: Dua Kabupaten di Riau Sudah Status Siaga Banjir, Kapan Tingkat Provinsi?

Baca juga: Banjir Sudah Melanda, Senin Besok Pemprov Riau Baru Rapat Persiapan Penetapan Status Siaga

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kapolsek Kemuning, Kompol Benhardi menuturkan, sebelumnya Bhabinkamtibmas Keritang sudah mengantisipasi jika hujan lebat sudah berpotensi akan ada banjir lewat.

“Saya perintahkan Bhabinkamtibmas untuk patroli ke lokasi yang rawan banjir bersama Bhabinsa setempat. Bhabinkamtibmas bersama babinsa dengan cepat menolong masyarakat untuk segera dievakuasi. Paginya air sudah surut kembali, Polsek turun melakukan patroli hingga pagi hari,” ungkap Kapolsek.

Menurut Kapolsek, penyebab lain banjir di pemukiman warga Dusun Masad karena memang rata – rata kontur tanah dan rumah masyarakatnya lebih rendah dari jalan raya.

“Rata – rata rumah warga rendah dari jalan, bahkan ada yang sampai 5 meter di bawah jalan,” tuturnya.

Sementara itu tindak lanjut penanganan banjir di Dusun Masad, dikatakan Kapolsek, telah bermusyawarah dengan unsur pimpinan kecamatan (upika) Kemuning.

“Pagi tadi kami sudah duduk bersama untuk mengevaluasi cara mengatasi banjir lewat ini. Selanjutnya kami mencoba menormalisasikan sungai – sungai kecil sekitar permukiman warga itu,” pungkas Kapolsek Kemuning. (Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved