Breaking News:

Berita Pelalawan

Besok Listrik Padam 4,5 Jam Bagi Seluruh Pelanggan BUMD Tuah Sekata Pelalawan, Ini Penyebabnya

Siap-siap pelanggan BUMD Tuah Sekata, besok, Rabu (10/11/2021), listrik padam selama 4,5 jam

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUN PEKANBARU / JOHANES WOWOR TANJUNG
Kantor BUMD Tuah Sekata Pelalawan. Siap-siap pelanggan BUMD Tuah Sekata, besok, Rabu (10/11/2021), listrik padam selama 4,5 jam. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Siap-siap pelanggan BUMD Tuah Sekata, besok, Rabu (10/11/2021), listrik padam selama 4,5 jam.

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan sudah mengeluarkan pengumuman terkait pemadaman listrik tersebut.

Tak tanggung-tanggung, pemadaman listrik akan berlangsung selama 4,5 jam pada Rabu (10/11/2021) besok.

Hal itu sesuai dengan surat pengumuman dari manajemen BUMD Tuah Sekata. Terhitung mulai pukul 13.00 wib sampai jam 17.30 wib dan terjadi merata bagi semua pelanggan listrik BUMD.

Adapun alasan perusahaan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan ini memutus pasokan arus sementara karena adanya pengembalian jalur utama dengan dilakukannya swing power dari alternatif suply pintu masuk town site 2.

Ditambah lagi dengan penambahan alternatif underground suply di line OHL power AC12D1.2 yang terhubung dengan OHL di lokasi Batching plan dengan sumber AC12D2.

"Pemadaman kita lakukan bagi semua pelanggan BUMD Tuah Sekata wilayah Pangkalan Kerinci besok," terang Direktur Utama (Dirut) BUMD Tuah Sekata Pelalawan, Tengku Efriansyah Putra, kepada, Selasa (9/11/2021).

Kepada Tribunpekanbaru.com, Tengku Putra merincikan, proses pemeliharaan juga dilakukan oleh PT Riau Prima Energi (RPE) yang merupakan perusahaan pemasok arus ke BUMD Tuah Sekata.

Perusahaan yang beroperasi di areal PT RAPP itu melakukan perbaikan jaringan dari dalam areal kerjanya.

Sedangkan di bagian luar, pihak BUMD memperbaiki jaringan bawah tanah di dalam parit di Jalan Lingkar Timur Pangkalan Kerinci.

Kabel yang ditanam di parit itu beberapa hari yang lalu terputus akibat aktivitas pembersihan parit Jalan Lintas Timur oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebagai upaya penanggulangan banjir yang melanda Kota Pangkalan Kerinci pekan lalu.

"Memang kami prediksi perbaikan jaringan bawah air itu memakan waktu beberapa hari. Jika tidak memungkinkan lagi di tanam di bawah, kita akan bangun di atas lagi," kata Putra.

Pemadaman arus musti dilakukan sebagai bentuk safety dalam bekerja dan merupakan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Pihaknya meminta maaf kepada seluruh pelanggan perusahaan plat merah itu atas ketidaknyamanan atas pemadaman itu.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved