Breaking News:

Dewan Berharap Tidak Besar Silpa Akhir Tahun

Untuk itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau mengingatkan agar tidak terjadi banyak Silpa lagi.

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Ilham Yafiz
ISTIMEWA
Dewan Berharap Tidak Besar Silpa Akhir Tahun 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Persoalan rendahnya realisasi anggaran dan ancaman terjadi sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) menjadi persoalan yang klasik terjadi setiap tahunnya di pemerintah provinsi Riau.

Untuk itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau mengingatkan agar tidak terjadi banyak Silpa lagi.

Hal ini ditegaskan Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto, menurutnya apalagi setelah disahkannya APBD Perubahan 2021, maka seharusnya Sekda sebagai ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Riau harus menggenjot ini.

"Harus digesa betul ini, jangan sampai kita menghadapi Silpa yang besar saat 31 Desember nanti,"ujar Hardianto kepada tribunpekanbaru.com.

Menurut Hardianto memang saat ini diyakini rata-rata kegiatan fisik sudah berjalan lelang, hanya saja yang menyebabkan rendahnya realisasi disebabkan karena masih minimnya pencairan anggaran dari para yang menjalankan kegiatan.

"Sebagian besar kegiatan fisik itu sudah lelang, jadi artinya ini sudah berjalan dan sudah berkontrak, kita tidak tahu penyebab rendahnya realisasi apakah karena pemenang lelang itu belum melakukan pencairan,"ujarnya.

Atau bahkan menurut Hardianto, hal ini disebabkan masih rendahnya realisasi pekerjaan di lapangan, sehingga menyebabkan rendahnya pencairan.

"Karena biasanya berbanding lurus antara realisasi fisik dengan anggaran atau pencairan,"ujar Hardianto.

Namun demikian lanjut Hardianto saat ini waktu untuk menggesa realisasi anggaran masih ada, sehingga masih bisa dikejar hingga Desember 2021 mendatang.

"Artinya masih bisa dikejar dengan waktu yang masih tersedia, silahkan dikejar dengan waktu yang ada,"ujarnya. (advertorial)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved