Breaking News:

DPRD Pekanbaru

DLHK Gelar Tender Pengelolaan Sampah 2022, Fraksi PDI-P DPRD Pekanbaru Tetap Tolak Pihak Ketiga Lagi

Rencana DLHK Pekanbaru menggunakan pihak ketiga untuk tahun 2022 nanti, ternyata tidak sepenuhnya didukung semua fraksi di DPRD Pekanbaru.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
tribunpekanbaru/fernando
Rencana DLHK Pekanbaru menggunakan pihak ketiga untuk tahun 2022 nanti, ternyata tidak sepenuhnya didukung semua fraksi di DPRD Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Rencana Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru, yang akan menggunakan pihak ketiga untuk tahun 2022 nanti, ternyata tidak sepenuhnya didukung semua fraksi di DPRD Pekanbaru.

Seperti halnya Fraksi PDI-P DPRD Pekanbaru. Partai moncong putih ini menegaskan, menolak pengelolaan sampah dipihak ketigakan lagi.

"Ya, dari awal kita tegas menolak dikelola swasta lagi (pihak ketiga). Kan sudah nampak hasilnya beberapa tahun belakangan ini, pengelolaannya gagal," tegas juru bicara Fraksi PDI-P DPRD Pekanbaru Ruslan Tarigan SPd MH, kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (9/11/2021).

Kegagalan pengelolaan sampah menggunakan pihak ketiga, disebutkan Ruslan Tarigan, selain sampah banyak yang menumpuk, juga gara-gara kinerja pihak ketiga, Kota Pekanbaru beberapa tahun belakangan ini, tak pernah meraih Piala Adi Pura lagi.

Ini lah yang menjadi tolak ukur Fraksi PDI-P untuk menolak dan tidak setuju, pengelolaan sampah tahun 2022, dikerjakan pihak ketiga lagi. Sebab, tidak ada jaminan pengelolaan sampah semakin bagus, dikerjakan pihak ketiga.

Apa solusi dari Fraksi PDI-P untuk pengelolaan sampah tahun 2022 nanti?

"Kita tetap komit, sampah diswakelola saja. Sehingga masyarakat pun ikut berpartisipasi dalam pengangkutannya. Selain itu juga, anggaran di APBD kita tidak banyak habis untuk pihak ketiga," tegas politisi senior ini.

Disinggung jika DLHK Pekanbaru tetap menggunakan pihak ketiga, apalagi DLHK sudah mulai melaksanakan lelang di ULP Pekanbaru, Ruslan Tarigan menegaskan lagi, bahwa sikap Fraksi PDI-P, tetap tidak setuju.

"Biarkan saja, tapi kami di PDI-P menolak," sebutnya.

Seperti diketahui, pengangkutan sampah di Kota Pekanbaru tahun 2021, dikerjakan pihak ketiga, yakni PT Godang Tua Jaya dan PT Samhana Indah. Kontrak dua perusahaan ini akan habis pada Desember 2021 nanti.

Untuk tahun 2022, nilai anggaran pengangkutan sampah Kota Pekanbaru, sudah diplot sebesar Rp 58 miliar.

Plt Kepala DLHK Kota Pekanbaru Hendra Afriadi mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyiapkan draft dokumen lelang. Bahkan pihaknya sudah melakukan rapat tentang lelang ini, yang dipimpin Sekda M Jamil.

"Jadi, kita targetkan selesai paling tidak dari 25 hari mulai dari pekan ini. Kita usahakan di awal pekan pertama Desember 2021 sudah ada pemenangnya," janjinya.

Sementara untuk zonasinya, tetap sama dengan yang sebelumnya, yakni dibagi dua zona, zona I dan zona II, minus Kecamatan Rumbai, Rumbai Timur dan Rumbai Barat. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved