Breaking News:

Emas Nasabah Rp 1,2 M Dijual Buat Foya-foya Tersisa Rp 1,2 Juta, Oknum Pegadaian Terancam 20 Tahun

RD, Oknum PT Pegadaian di Batam melarikan emas Rp 1,2 M milik nasabah ditangkap. Logam mulia itu dijualnya berfoya-foya dan tersisa Rp 1,2 Juta saja.

Editor: CandraDani
TribunBatam.id/Istimewa
Tersangka RD saat dihadirkan dalam konferensi pers di Polresta Barelang, Selasa (9/11/2021). Oknum pegawai Pegadaian di Batam ini nekat membawa kabur emas milik nasabah hingga Rp 1,2 Miliar. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Berakhir sudah pelarian oknum PT Pegadaian di Kota Batam berinisial RD yang mencuri 1 kilogram emas jaminan nasabah.

Satreskrim Polresta Barelang yang mendapat laporan dari pimpinan cabang PT Pegadaian Persero Mega Legenda, Senin (11/10) langsung menindaklanjuti dan meringkusnya di kawasan Sagulung.

Jika ditotal, emas milik nasabah yang tersimpan dalam brankas memiliki nilai Rp 1,2 Miliar.

Dari hasil pemeriksaan sementara penyidik, sebagian logam mulia itu sudah dijualnya untuk bersenang-senang hingga tersisa Rp 1,2 juta.

Kasus ini bermula dari pemeriksaan rutin yang biasa digelar oleh pimpinan cabang.

Saat memeriksa isi brankas, diketahui 16 potong emas sudah raib.

"Pimpinan cabang PT Pegadaian Persero Mega Legenda lalu menanyakan soal emas ini kepada tersangka RD. Saat itu tersangka mengaku tidak tahu,” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Reza Morandy Tarigan, Selasa (9/11/2021).

Bukannya mengklarifikasi kemana hilangnya emas jaminan milik nasabah, tersangka diketahui menghilang.

Nomor telepon yang biasa ia gunakan bahkan tidak bisa dihubungi.

Sampai akhirnya pimpinan PT Pegadaian Cabang Mega Legenda melaporkan hilangnya emas tersebut ke Polresta Barelang.

Dari sejumlah bukti dan keterangan saksi, RD ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan gelar perkara yang digelar Unit II Satreskrim Polresta Barelang.

“Pertama dilaporkan kasus penggelapan. Setelah gelar perkara ditetapkan kasus korupsi karena tersangka merupakan pegawai BUMN di PT Pegadaian cabang Mega Legenda,” kata Reza.

Ia menyebut berkas perkara kasus korupsi ini sudah lengkap (P21) dan tersangka serta barang bukti akan diserahkan ke Pengadilan Negeri Batam.

"Dari hasil pemeriksaan emas senilai Rp 1,2 miliar tersebut sudah dijual dan sisa hanya Rp1,2 juta."

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved