Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Pansus DPRD Pekanbaru Segera Turun ke Lokasi Buangan Akhir Limbah, Tanah Timbunan Diterjang Banjir

Pansus DPRD Pekanbaru akan segera turun melihat lokasi buangan akhir limbah, tanah timbunan yang diterjang banjir.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
.
Pansus DPRD Pekanbaru akan segera turun melihat lokasi buangan akhir limbah, tanah timbunan yang diterjang banjir. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pansus DPRD Pekanbaru akan segera turun melihat lokasi buangan akhir limbah, tanah timbunan yang diterjang banjir.

Tanah untuk pembuangan dan pengolahan limbah Kota Pekanbaru, yang sudah ditimbun kontraktor pelaksana, di Jalan Sumber Sari Pekanbaru, diinformasikan diterjang arus air.

Hal ini akibat hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru belakangan ini.

Untuk memastikan ini, Pansus Ranperda Pengolahan Air Limbah Terpusat DPRD Pekanbaru, akan turun ke lokasi dalam waktu dekat ini.

Sebab, ini berkaitan erat terhadap sistem pengolahan air limbah terpusat (SPALDT), yang di lokasi tersebut sebagai titik buangan akhirnya.

"Kita sudah agendakan untuk Kunlap dalam waktu dekat ini. Karena ini penting, jangan sampai sia-sia SPALDT yang dibangun," tegas Ketua Pansus Ranperda Pengolahan Air Limbah Terpusat DPRD Pekanbaru Nurul Ikhsan, Selasa (9/11/2021) kepada Tribunpekanbaru.com.

Lebih lanjut disampaikan, bahwa untuk kelayakan lokasi buangan akhir dari SPALDT sangat penting. Jangan nanti ketika pekerjaan sudah selesai, tapi meninggalkan persoalan lain.

Apalagi setelah dibangun, maintenancenya diserahkan ke Pemko Pekanbaru.

Karenanya harapan Pansus, agar pekerjaan ini harus benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga sekarang jangan asal bangun saja.

"Tanah di akhir pembuangan sudah dibeli. Ada sekitar 4 hektar, 6000 meter yang ditimbun. Sekarang informasi terbaru tanah yang ditimbun sudah diterjang banjir," terangnya.

Kepada kontraktor pelaksana, Nurul juga menegaskan, agar jalan yang sudah selesai dikerjakan diaspal lagi. Kondisi sekarang yang dikeluhkan masyarakat, banyak jalan yang tidak dikembalikan seperti semula.

"Tolong diawasi dan ditegur kinerja pada kontraktor SPALDT. Harus cepat penyelesaiannya," katanya.

Untuk memastikan masalah ini, Pansus DPRD Pekanbaru akan memanggil para kontraktor, untuk digelar hearing.

Disinggung tentang pembahasan Ranperda Pengolahan Air Limbah Terpusat DPRD Pekanbaru, Nurul menjelaskan, bahwa Pansus saat ini sedang mencocokkan data dan masukan dari tenaga ahli, yang dilibatkan dalam pembuatan aturan ini. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved