Breaking News:

Apical Group Gandeng Pemangku Kepentingan Industri Sawit Luncurkan Inisiatif 'Powered by Palm Oil'

Melalui inisiatif ini, Apical Group ingin meningkatkan praktik bisnis berkelanjutan dan menyadarkan masyarakat bahwa minyak sawit selalu dibutuhkan.

Editor: Ariestia
Istimewa
Apical Group berkolaborasi dengan RSPO, GIMNI, APROBI, dan sejumlah Key Opinion Leaders (KOL) dari berbagai industri, meluncurkan inisiatif minyak sawit berkelanjutan bertajuk “Powered by Palm Oil”. 

TRIBUNPEKANBARU.COMApical Group, salah satu eksportir minyak kelapa sawit berkelanjutan, yang merupakan bagian dari RGE grup, berkolaborasi dengan The Roundtable of Sustainable Palm Oil (RSPO), Gabungan Industri MInyak Nabati Indonesia (GIMNI), Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI), dan sejumlah Key Opinion Leaders (KOL) dari berbagai industri, meluncurkan inisiatif minyak sawit berkelanjutan bertajuk “Powered by Palm Oil”, hari ini.

Melalui inisiatif ini, Apical Group ingin meningkatkan praktik bisnis berkelanjutan dan menyadarkan masyarakat khususnya generasi muda bahwa minyak kelapa sawit adalah salah satu bahan yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat dan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bernard Riedo, RGE Palm Business Director selaku Apical Group mengungkapkan, "Melalui kegiatan ini, kami ingin memberi pengetahuan kepada masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda bahwa hampir setiap produk yang kita gunakan sehari-hari mengandung minyak sawit. Selain itu, dalam momentum Hari Pahlawan ini kami berharap para generasi muda dapat menjadi agen perubahan (agent of change) dalam mempromosikan minyak sawit berkelanjutan."

Margareth Naulie Panggabean, Outreach and Engagement Manager RSPO Indonesia mengatakan, “Kami mendukung Apical untuk terus memproduksi produk turunan dari minyak sawit berkelanjutan sekaligus mengedukasi generasi muda bahwa membeli produk yang menggunakan minyak sawit berkelanjutan bersertifikat adalah pilihan terbaik yang dapat Anda lakukan dalam berkontribusi pada industri minyak sawit yang lebih berkelanjutan.”

Dari sisi industri, Direktur Eksekutif GIMNI, Sahat Sinaga menambahkan, selama delapan tahun ini kelapa sawit telah menjadi penopang ekspor selain batu bara. Industri sawit menyerap tenaga kerja dan menjadi penyumbang devisa. Pertanyaannya adalah mengapa Indonesia belum menyadari kenapa seluruh kegiatan ekonomi yang sangat di topang sawit. Tanaman ini tumbuh bagus di daerah tropis dengan curah hujan tinggi. Selain itu produksinya mampu memenuhi kebutuhan nasional dan global.

“Dari total 47 juta ton Crude Palm Oil (CPO) yang diproduksi Indonesia, 20 juta ton adalah konsumsi dalam negeri dengan rincian 9 juta ton untuk penggunaan biodiesel, 7 juta ton untuk pangan, 2,5 juta ton untuk penggunaan oleokimia, dan sisanya penggunaan lainnya. Karena itu komoditas sawit sangat penting bagi bangsa ini, solusinya bukan dengan mengganti minyak sawit dengan minyak nabati lainnya tapi bagaimana membuat industri ini lebih berkelanjutan dan lebih solid di mata dunia dan ini peran besar yang dihadapi oleh generasi muda kita,” tambah Sahat.

Dibandingkan negara lain, Indonesia lebih maju dalam hal penggunaan energi baru terbarukan, seperti penggunaan biodiesel. Jummy Bismar Martua Sinaga, Ketua Riset dan Teknologi APROBI, mengutarakan, “Kita harus mengoptimalkan minyak sawit sebagai sumber daya yang dimiliki Indonesia. Program B30 juga menyerap lebih dari 1 juta pekerja dan meningkatkan pendapatan petani. Melalui kegiatan ini, APROBI turut berbagai informasi bahwa minyak sawit tidak hanya untuk bahan makanan tapi juga sumber energi.”

 Pada kesempatan yang sama, Apical juga memperkenalkan empat (4) Key Opinion Leaders (KOL) dari kampanye “Powered by Palm Oil” yang terdiri dari para praktisi dari berbagai industri, seperti Kwik Wan Tien, General Manager Nutrifood (WRP brands), dan Anisa Sulandana Brahmantyo, De La House Brand Director yang mendukung penggunaan minyak sawit berkelanjutan dalam setiap produk pangan, turunan minyak sawit berkelanjutan dalam setiap produk KAO, dan Tigran Denre Sonda, Eksporter minyak goreng Harumas, yang juga merupakan produk minyak goreng Apical Group, serta Ryan Haryanto, pebalap Asian Formula Renault  yang mendukung penggunaan biodiesel dari bahan baku sawit sebagai upaya membangun ketahanan energi.

Kampanye yang akan di tayangkan setiap 2 minggu sekali sejak tanggal 10 November 2021 di seluruh media sosial Apical Group ini merupakan wujud dan upaya Apical untuk memotivasi generasi muda di Indonesia sesuai dengan acuan #Apicalpeduli. Apical sejak tahun 2020 selalu berupaya untuk memotivasi masyarakat melalui berbagai kegiatan untuk menyebar pesan positif sehingga dapat menjadi kunci guna membantu upaya dalam mengakhiri pandemi COVID-19. (rls)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved