Breaking News:

Eskavator Amphibi Beraksi Normalisasi Sungai Kerinci Setelah Setahun Lebih Parkir

Dinas PUPR Pelalawan mengoperasikan eskavator amphibi yang sudah terparkir setahun lebih untuk menormalisasi Sungai Kerinci.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan Riau akhirnya mengoperasikan alat berat eskavator jenis amphibi untuk menormalisasi Sungai Kerinci setelah setahun lebih parkir di halaman kantor, Rabu (10/11/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Dinas PUPR Pelalawan mengoperasikan eskavator amphibi yang sudah terparkir setahun lebih untuk menormalisasi Sungai Kerinci.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan Riau akhirnya mengoperasikan alat berat eskavator jenis amphibi yang telah lama parkir di halaman kantor pada Rabu (10/11/2021).

Eskavator Ampihi tersebut sudah satu tahun dibeli Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melalui Dinas PUPR dengan harga yang cukup mahal.

Selama ini hanya dipajang di parkiran kantor dan belum bisa dipakai sesuai kebutuhan.

Alat berat buatan PT Pindad tersebut akhirnya dikeluarkan dan dipakai untuk melakukan normalisasi di Sungai Kerinci Kota Pangkalan Kerinci.

Pantauan tribunpekanbaru.com, eskavator amphibi mulai digeser dari kantor Dinas PUPR sejak Selasa (9/11/2021) sore lalu.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan Riau akhirnya mengoperasikan alat berat eskavator jenis amphibi untuk menormalisasi Sungai Kerinci setelah setahun lebih parkir di halaman kantor, Rabu (10/11/2021).
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan Riau akhirnya mengoperasikan alat berat eskavator jenis amphibi untuk menormalisasi Sungai Kerinci setelah setahun lebih parkir di halaman kantor, Rabu (10/11/2021). (Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung)

Tanpa menggunakan mobil trado atau towing, eskavator khusus di daerah perairan itu dijalankan sampai ke tepi Sungai Kerinci.

Setelah dilakukan persiapan matang, alat berat itu akhirnya diterjunkan ke Sungai Kerinci untuk membersihkan aliran air.

"Mulai sekarang alat ini akan dioperasikan di Sungai Kerinci. Semoga bermanfaat bagi masyarakat banyak," kata mandor alat berat Dinas PUPR Pelalawan, Yassed, kepada tribunpekanbaru.com, saat ditemui di lokasi.

Proses normalisasi dimulai dari wilayah jembatan kembar Jalan Sultan Syarif Hasyim Pangkalan Kerinci. Memang kondisi Sungai Kerinci di daerah itu cukup memprihatinkan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved