Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Pansus DPRD Pekanbaru Bahas Kesejahteraan Sosial dan BPHTB, Muncul Wacana Penghapusan SKGR

Pansus DPRD Pekanbaru, mulai bahas Ranperda Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial dan Ranperda Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Internet
Pansus DPRD Pekanbaru, mulai bahas Ranperda Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial dan Ranperda Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pansus DPRD Pekanbaru, mulai bahas Ranperda Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial dan Ranperda Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). 

Namun pembahasan belum secara mendalam, karena baru menggelar pertemuan perdana dengan OPD terkait.

Apalagi masih ada kekurangan dari draf Ranperda Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial, yakni naskah akademisnya belum lengkap.

"Pembahasan awal sudah kita laksanakan Senin (8/11/2021) kemarin. Akan ada pembahasan lebih lanjut," kata Ketua Pansus DPRD Pekanbaru Mulyadi AMd, Rabu (10/11/2021) kepada Tribunpekanbaru.com.

Pansus memberikan perhatian khusus tentang, Ranperda BPHTB, karena berkaitan rencana Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) yang bakal dihilangkan.

Karena dari pemaparan Bapenda Pekanbaru disebutkan, bahwa ke depan tidak ada terbit lagi SKGR. Sebab, PAD dari SKGR tidak ada. Selanjutnya, Pemko Pekanbaru akan memberikan sertifikat, serta pajaknya akan diberikan gratis selama 2 tahun. Setelah itu baru dikenakan pajak.

Diakui Mulyadi, bahwa Kota Pekanbaru berpotensi mengalami kerugian daerah, jika kepengurusan surat tanah itu tetap diberikan dalam bentuk SKGR dan tidak dalam bentuk sertifikat.

"Target kita ke depan, semua tanah yang ada di Pekanbaru harus dijadikan sertifikat. Tapi kalau masyarakat yang sudah punya SKGR, disarankan untuk melakukan kepengurusan sertifikatnya," seraya mengagendakan, Pansus akan memanggil BPN untuk mensingkronisasikan SKGR tersebut.

Disinggung mengenai target pengesahan, Mulyadi belum bisa memastikan bisa selesai tahun 2021 ini. Sebab, masih panjang pembahasannya. (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved