Breaking News:

Berita Pelalawan

Anak di Pelalawan Bacok Ayah Kandung Karena Ditegur Saat Mabuk, Kini Diciduk Polisi

Melihat putranya mabuk miras, korban Pasua Laoli menegur serta mengingatkan pelaku agar tidak mabuk-mabukan lagi.

Penulis: johanes | Editor: Sesri
ISTIMEWA
Tersangka SL saat diamankan Polres Pelalawan dan korban Pasua Laoli setelah dibacok oleh pelaku yang merupakan angkanya sendiri, Rabu (10/11/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN LESUNG - Durhaka, kata itu layak disematkan kepada seorang pemuda di Kelurahan Pangkalan Lesung, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Pasalnya, pemuda asal Pelalawan itu tega membacok ayah kandungnya karena ditegur saat mabuk, Rabu (10/11/2021).

Anak durhaka itu berinisial SL yang tinggal di rumah orangtuanya. Sedangkan korban bernama Pasua Laoli yang merupakan ayah kandung pelaku.

Mereka tercatat sebagai warga di perumahan Basacamp PT Musim Mas estate lV Kelurahan Pangkalan Lesung Kecamatan Pangkalan Lesung.

Pembacokan terjadi sekitar pukul 23.00 wib yang mengakibatkan luka parah pada korban.

"Korban menderita luka robek pada tangannya, akibat dibacok oleh pelaku yang merupakan anaknya sendiri," terang Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK melalui Kasubbag Humas Iptu Edy Harianto, kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (11/11/2021).

SL membacok bapaknya sendiri menggunakan sebilah parang yang biasanya dipakai untuk membabat.

Padahal pemicunya hanya masalah sepele, namun lantaran pelaku dalam keadaan mabuk hingga tega melukai ayahnya.

Baca juga: 18 Ribu Warga Pelalawan Sudah Divaksin, Tapi Datanya Masuk ke Kampar, Kok Bisa?

Baca juga: Video Aksi Bajing Loncat di Jalintim Pelalawan Viral, Korban Diimbau Lapor, Apa Tindakan Kapolsek?

Pelaku dan korban merupakan buruh di perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Musim Mas.

Awalnya tersangka SL pergi ke Simpang Pulai Kecamatan Ukui untuk minum Minuman Keras (Miras) bersama temannya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved