Breaking News:

Kasus Suami Bunuh Istri, Suami Tusuk Istri dan Suami Cekik Istri di Ranjang

Ada dua kasus suami bunuh istri , pertama suami tusuk istri karena isu selingkuh dan kedua suami cekik istri di ranjang.

Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
Foto/The New Paper
Ilustrasi 

Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP. Pelaku masih dalam proses pengejaran. sumber data: Tribunnews.com

Kasus Kedua : Suami Cekik Istri Saat Berhubungan Badan

Seorang suami tega mencekik istrinya saat berhubungan badan, pengakuan pria berumur 32 ini bikin emosi.

Ternyata, pria itu tidak secara sadar telah mencekik istrinya saat berhubungan badan itu, karena ia dalam kondisi mabuk.

Pria bernama Sam Pybus saat ini menjalani hukuman penjara empat tahun delapan bulan atas pembunuhan Sophie Moss.

Pengadilan Teesside Crown Court mendengar bagaimana pria berusia 32 tahun itu mabuk pada saat kejadian, yang terjadi di flat Darlington ibu dua anak itu pada bulan Februari.

Dilansir dari Daily Record, Pybus, mantan Water View, Middleton St George, membantah pembunuhan, tetapi mengaku bersalah atas pembunuhan wanita 33 tahun itu.

Hukuman tersebut menyebabkan kemarahan di seluruh Inggris.

Aktivis di Inggris mendesak juri untuk menjatuhkan hukuman mati ke Sam Pybus.

MP Harriet Harman, mantan Menteri Kehakiman di Departemen Urusan Konstitusi dan Sekretaris Negara untuk Kesetaraan dan Menteri Perempuan, menulis surat kepada jaksa agung untuk meninjau kembali hukuman penjara pada saat itu.

Dalam sebuah surat kepada Rt Hon Michael Ellis, Harman mengatakan bahwa Pybus layak dihukum mati.

"Dia yang sedang mabuk pada saat itu, mengakui bahwa dia pasti telah mencekiknya karena tangannya terluka.

Tetapi setelah mengaku bersalah atas pembunuhan dalam mitigasi dia berusaha untuk mengalihkan tanggung jawab.

Untuk kematian Sophie dari dirinya sendiri kepadanya, mengklaim bahwa dia baik mendorong dan menikmati menempatkan tekanan di lehernya," tulisnya dalam suratnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved