Breaking News:

Berita Bengkalis

LAMR Bengkalis Gelar FGD Penyusunan Buku Batang Tubuh Adat Istiadat Melayu Bengkalis

LAMR Bengkalis melaksanakan Forum Grup Diskusi mengundang sejumlah stakeholder guna menyusun buku batang tubuh adat istiadat melayu Bengkalis.

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru.com/M Natsir
FGD Penyusunan Buku Batang Tubuh Adat Istiadat Masyarakat Melayu Bengkalis, Kamis (11/11) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Bengkalis tengah menyusun buku batang tubuh adat istiadat melayu Bengkalis.

Buku yang tengah disusun ini nantinya berisi adat istiadat yang dilakukan masyarakat melayu Bengkalis mulai dari lahir hingga meninggal dunia.

Untuk memastikan buku yang dibuat menghimbun seluruh adat istiadat yang ada di masyarakat Melayu Bengkalis, LAMR Bengkalis melaksanakan Forum Grup Diskusi (FGD) dengan mengundang sejumlah stake holder terkait.

Mereka yang hadir mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, tokoh wanita dan semua yang bergelut dalam adat istiadat melayu Bengkalis.

FGD yang diselenggarakan Kamis (11/11) pagi hingga siang ini dilaksanakan di gedung LAMR Bengkalis yang ada di jalan Pramuka Bengkalis.

Ketua tim penyusun Riza Pahlefi mengatakan melalui FGD ini pihaknya ingin menghimbun masukan masukan untuk menyempurnakan buku yang akan diterbitkan.

"Kita sudah bekerja sejak bulan Maret 2021 lalu dan menggali narasumber dari tokoh tokoh masyarakat, tokoh tokoh adat dan orangtua yang selama ini bergelut dibidang adat istiadat. Saat ini dilakukan FGD untuk penyempurnaan, " terangnya.

Pihaknya berharap setelah FGD akan dirangkum hasil final dari buku ini.

Kemudian akan diserahkan kepada LAMR Bengkalis dan memperbanyaknya.

"Tugas kami hanya sampai penyusunan saja, nanti akan diserahkan kepada LAMR Bengkalis untuk disebar luaskan kepada masyarakat. Sehingga bisa menjadi pedoman masyarakat melayu dalam kehidupan sehari hari," terangnya.

Sementara itu Ketua Harian LAMR Bengkalis Datuk Sri Sofyan Said mengatakan setelah buku ini terbit pihaknya akan berkomitmen menyebarkan buku-buku ini ke sekolah sekolah dan perpustakaan.

Tujuan utama penerbitan buku ini agar anak anak dan generasi muda masyarakat melayu Bengkalis memiliki literasi terkait adat-adat yang ada di masyarakat melayu.

"Dengan adanya buku sebatang tubuh adat istiadat melayu Bengkalis ini anak anak kita bisa membaca dan menjadikan pedoman untuk di masa masa yang akan datang," tandasnya.

(Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved