Breaking News:

Berita Pelalawan

PPKM Level 3 di Pelalawan Kembali Diperpanjang Sampai 22 November, Ini Sebabnya

Satgas Covid-19 Pelalawan Riau kembali memperpanjang pemberlakuan PPKM Level 3 di Pelalawan.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Satuan Tugas (Satgas) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Pelalawan Riau kembali memperpanjang pemberlakuan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Pelalawan. FOTO: Forkopimda Pelalawan mengikuti rapat virtual dengan Gubernur Riau mengenai penanganan Covid-19 dan vaksinasi, Rabu (10/11/2021) lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Satuan Tugas (Satgas) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Pelalawan Riau kembali memperpanjang pemberlakuan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Pelalawan.

Perpanjangan PPKM level 3 selama 14 hari sampai 22 November mendatang dan diberlakukan kepada seluruh masyarakat.

Hal itu sesuai dengan instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berdasarkan evaluasi penanganan Covid-19 di Pelalawan.

"PPKM level 3 kembali diperpanjang. Memang kasus kita saat ini nihil, tapi tetap kita lakukan upaya-upaya pencegahan viru corona di masyarakat," ungkap Kepala Satpol PP dan Damkar Pelalawan, Abu Bakar FE, kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (11/11/2021).

Abu Bakar menyebutkan, pihaknya tetap melakukan sosialisasi dan imbauan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) kepada warga dalam aktivitas sehari-hari.

Termasuk juga di tempat-tempat keramaian, pusat perbelanjaan, lokasi kerumunan, hiburan umum, dan tempat lain yang berpotensi mengumpulkan banyak orang.

Sehingga angka kesadaran Prokes tetap tinggi meskipun kasus di Pelalawan sudah nihil.

"Informasi dari Dinas Kesehatan, PPKM level 3 ini karena capaian vaksin belum sesuai target," tandasnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, Asril M.Kes menyebutkan, capaian vaksinasi di Pelalawan masih dibawah 40 persen.

Hal itu yang membuat penerapan PPKM di Pelalawan masih level 3 padahal kasus Corona telah nol.

Hal ini menjadi perhatian serius bagi Satgas Covid-19 untuk mengejar ketertinggalan vaksin.

"Saat ini kita fokus mengesa vaksinasi. Setiap stok vaksin masuk walaupun atas nama instansi atau organisasi lain, langsung kita distribusikan dan dihabiskan," tegasnya. 

  (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved