Breaking News:

Berita Pekanbaru

Berkas Dugaan Korupsi Unri Tersangka Ekki Gaddafi Tak Kunjung Dilimpahkan, Jaksa Terbitkan P-17

Kejaksaan Negeri Pekanbaru, belum kunjung menerima pelimpahan berkas perkara kasus dugaan korupsi di Universitas Riau (Unri)

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUN PEKANBARU / DONY KUSUMA PUTRA
Kasi Pidsus Kejari Pekanbaru, Agung Irawan menerbitkan P-17, atau permintaan perkembangan penyidikan kepada penyidik kepolisian, dalam hal ini Satreskrim Polresta Pekanbaru, dalam perkara dugaan korupsi Unri dengan Tersangka Ekki Gaddafi. 

Adapun kontrak kerja ditandatangani oleh direktur rekanan yang diduga dipalsukan di depan Panitia Lelang dan Zulfikar. Adapun pihak yang diduga memalsukan adalah Ruswandi.

Dalam pengerjaannya, pada akhir Desember 2012 pekerjaan tidak selesai, hanya sekitar 60 persen. Namun anggaran tetap dicairkan 100 persen.

Disinyalir ada kongkalikong antara Tim Teknis dalam hal ini oleh Zulfikar, yang menyatakan kalau pengerjaan sudah 100 persen.

Kendati bermasalah, perusahaan rekanan tidak diblacklist oleh panitia, dan juga tidak dikenakan denda.

Menurut aturan, besaran denda adalah 5 persen dari total anggaran, sebesar Rp9 miliar, yang bersumber dari APBN Perubahan tahun 2012.

( Tribunpekanbaru.com / Rizky Armanda )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved