Breaking News:

Berita Bengkalis

Ini Tuntutan Terhadap 5 Terdakwa 40 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi di PN Bengkalis, Berapa Tahun?

Lima orang terdakwa kasus peredaraan narkoba 40 kilogram sabu dan 50 ribu pil ektasi dituntut penjara seumur hidup oleh JPU Kejari Bengkalis

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Nurul Qomariah
ISTIMEWA
Erman saat diamankan Polda Riau Medio Maret 2021 lalu. Erman dan 4 terdakwa lain dalam kasus 40 kg sabu dan puluhan ribu pil ekstasi dituntut penjara seumur hidup. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Lima orang terdakwa kasus peredaraan narkoba 40 kilogram sabu dan 50 ribu pil ektasi dituntut penjara seumur hidup oleh JPU Kejari Bengkalis.

Kasus yang berhasil diungkap Polda Riau medio Maret lalu kini menunggu nasib putusan Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis.

Mereka maisng-masing bernama Erman, Khariun Nizam, Restu Hidayat, Syaiful dan Jumaidi, sebelumnya pada sidang, Kamis (12/11/2021) sore kemarin mereka telah mendengar tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis.

JPU saat itu menyampaikan tuntutan kepada lima terdakwa dengan hukuman pidana penjara seumur hidup.

Demikian diungkapkan Humas PN Bengkalis Ulwan Maluf kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (12/11/2021).

Sidang lima terdakwa ini dipimpin majelis hakim yang diketuai Tia Rusmaya dan didampingi hakim anggota Ulwan Maaluf serta Belinda Rosa Alexandra.

"Betul kemarin sore sidang tuntutan, JPU dari Kejari Bengkalis menuntut mereka dengan tuntutan pidana penjara seumur hidup," terangnya.

Atas tuntutan tersebut, kelima terdakwa tidak mengajukan pembelaan sama sekali.

Sehingga sidang lanjutan direncanakan akan digelar 18 November mendatang dengan agenda putusan.

"Mereka tidak mengajukan sama sekali nota pembelaan, namun melalui kuasa hukum mereka dari Posbakum PN Bengkalis Windrayanto hanya menyampaikan permohonan kepada majelis untuk keringanan hukuman," terang Ulwan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved